DetikSport
Sabtu 26 Mei 2018, 00:09 WIB

Puasa Gelar Indonesia di Piala Thomas Berlanjut

Redzi Arya Pratama - detikSport
Puasa Gelar Indonesia di Piala Thomas Berlanjut TIm Piala Thomas Indonesia saat juara tahun 2000. (Foto: Jimin Lai/AFP)
FOKUS BERITA: Piala Thomas - Uber 2018
Jakarta - Asa Indonesia untuk meraih prestasi pada Piala Thomas 2018 dipastikan pupus. Puasa gelar selama dua windu pun berlanjut.

Indonesia tersingkir di babak semifinal Piala Thomas 2018 usai kalah dari China dalam pertandingan yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (25/5/2018). Tim Merah-Putih takluk 1-3, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi satu-satunya penyumbang poin untuk Indonesia. Mereka menang dari pasangan Zhang Nan/Liu Cheng.

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Chen Long, Jonatan Christie takluk dari Shi Yuqi, dan Hendra Wijaya/Mohamad Ahsan kalah dari Li Junhui/Liu Yuchen.

Hasil ini merupakan kemunduran dibandingkan Piala Thomas dua tahun lalu. Indonesia lolos ke final, tapi kalah dari Denmark.



Indonesia sudah puasa gelar selama 16 tahun, terakhir kali menjadi juara pada 2002. Saat itu, mereka mengalahkan tim Malaysia dengan skor akhir 3-2.

Indonesia dominan di pertengahan 1990-an hingga awal 2000. Indonesia meraih lima gelar dari rentang 1994 hingga 2002.

Saat itu, Indonesia masih diperkuat pemain-pemain hebat seperti Taufik Hidayat dan Hendrawan di nomor tunggal, juga Candra Wijaya berpasangan dengan Sigit Budiarto di nomor ganda.

Hingga saat ini, Indonesia masih menjadi pengoleksi Piala Thomas terbanyak, dengan catatan 13 piala yang sudah berhasil diraih, unggul empat trofi dari China.





(cas/cas)

FOKUS BERITA: Piala Thomas - Uber 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed