Bertanding di Lapangan Philippe Chatrier, Jumat (8/6/2018), petenis Austria itu mendapat perlawanan sengit dari Cecchinato di dua set awal. Tapi pada akhirnya Thiem memenangi pertandingan dengan skor 7-5, 7-6 (10), 6-1.
Bagi Thiem, ini adalah final Grand Slam pertama di Roland Garros sekaligus yang pertama dalam kariernya. Sebelumnya, Thiem menjejak semifinal turnamen ini di 2016 (kalah dari Novak Djokovic) dan 2017 (kalah dari Rafael Nadal).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tumpas Cilic, Del Potro Tantang Nadal |
"Kupikir kuncinya adalah set kedua karena saat itu tie-break yang ketat," ucap Thiem di atas lapangan, yang dikutip BBC Sport. "Aku mengamankan dua set poin dan untungnya aku memenanginya."
Baca juga: Boris Becker: Big Four Sudah Tidak Ada |
"Kedudukan saat itu 6-4 dan satu hal yang ingin kulakukan adalah memenangi setnya dan aku gagal melakukan pukulan voli mudah di satu momen, yang rasanya tidak menyenangkan."
Thiem kini tinggal menunggu lawan di final, yaitu pemenang antara juara 10 kali Prancis Terbuka, Nadal, yang akan menghadapi Juan Martin del Potro. Laga puncak akan dilangsungkan Minggu (10/6).
"Kupikir penting untuk memulihkan diri, besok latihan, dan tentu saja mempelajari lawanku di semifinal kedua. Kemudian, kekuatan penuh di hari Minggu!" cetus Thiem.
(rin/mfi)