detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 02 Feb 2019 01:38 WIB

Pasangan Baru Tontowi Minimal Harus Kebal Tekanan

Mercy Raya - detikSport
Tontowi Ahmad mencari pasangan baru setelah ditinggal Liliyana Natsir (Rifkianto Nugroho./detikSport) Tontowi Ahmad mencari pasangan baru setelah ditinggal Liliyana Natsir (Rifkianto Nugroho./detikSport)
Jakarta - Pensiunnya Liliyana Natsir memberi masalah baru dan berat bagi sektor ganda campuran. Tim pelatih harus ekstra keras guna menutupi kekosongan tersebut.

Hal itu disampaikan legenda hidup bulutangkis Christian Hadinata menyoal nasib ganda campuran kini. Dia bilang ketiadaan atlet putri di ganda campuran yang levelnya sama seperti Liliyana memberi persoalan baru bagi Richard Mainaky cs.

"Ini yang menjadi masalah baru dan berat karena selama ini atlet putri yang di ganda campuran levelnya bukan seperti butet (Liliyana Natsir)," kata Christian di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Christian menilai dari sisi kualitas dan keberanian stok atlet putri ganda campuran masih belum mumpuni. Ini akan jadi pekerjaan berat untuk Tontowi Ahmad saat proses adaptasi.




"Gloria Emanuelle Widjaja dan Melati Daeva Oktavianti beda lah levelnya sama Liliyana. Dari sisi kualitas tekniknya, keberaniannya, artinya lawan kalau berhadapan dengan Liliyana pasti merasakan aura berbeda. Sudah seperti aduh. Berbeda saat akan bertemu Gloria atau Melati pasti bisa lah," dia menjelaskan.

"Memang sejauh ini kami belum punya kartu AS. Yang sekarang ini bisa bagus tapi terkadang tidak. Ini problem besar, bukan hanya apa," ujarnya menambahkan.

"Tapi dari sisi Tontowi juga tak mudah. Dia bisa saja kepikiran partnernya seperti butet terus, padahal sekarang dia harus seperti leader. Masalah lain juga bisa dari pasangannya. Bisa saja berpikir 'Aduh saya partner dengan juara dunia, olimpik, menambah tekanan sendiri ya. Karena kalau gagal pasti orang menilai yang salah adalah dia," ujarnya.




Christian menyarankan agar pelatih ganda campuran bisa mencari atlet yang bandel untuk Tontowi.

"Sekarang dipasangkan dengan Winny (Oktavina Kandow) itu harus diuji dulu bandel atau cuek gak. Kalau kebebanan juara hebat. kacau lah. Bandel dalam arti kebal akan tekanan," imbuh dia.

"Untuk bisa setipikal dengan Liliyana sulit tapi minimal mendekati. Artinya ada keberanian. Dulu Tontowi dengan Liliyana keder-keder juga. Tapi Tontowi cuek saja dan akhirnya bisa mengimbangi. Nah, kami ingin putri kayak begitu," tambahnya.




(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed