detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 04 Feb 2019 14:35 WIB

Hasil di Turnamen Kurang Sip, Sanksi Wahyu Nayaka Jalan Terus

Mercy Raya - detikSport
Wahyu Nayaka (kanan) harus menjalani hukuman dari PBSI. (dok. Humas PBSI) Wahyu Nayaka (kanan) harus menjalani hukuman dari PBSI. (dok. Humas PBSI)
Jakarta - Status pemain ganda putra pelatnas PBSI, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira, belum dipulihkan. Hukuman untuk Wahyu tetap berjalan.

Wahyu diputus melanggar aturan PBSI. Dia mengikuti liga negara lain, padahal statusnya masih pebulutangkis pelatnas.

Meski disanksi dengan harus menanggung sendiri biaya try out dan turnamen ke semua ajang yang diikuti hingga enam bulan ke depan. Itu masihd itambah biaya medis.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti, mengatakan sanksi Wahyu bisa dikurangi atau dicabut asal pemain asal PB Tangkas itu membayar dengan prestasi dan tingkah laku yang baik di tiga turnamen awal. Yakni, Thailand Masters, Malaysia Matsers, dan Indonesia Masters.


Tapi, dari tiga pertandingan itu, Wahyu bersama Ade Yusuf Santoso terhenti di babak kedua atau 16 besar. Tapi, rupanya, bukan cuma soal laju di tuyrnamen yang menjadi penilaian dari PBSI. Susy menyebut kalah menang juga dinilai dari lawan yang dihadapi.

"Masih tetap jalan sanksinya. Ya dia belum juara," kata Susy saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (4/2/2019).

"Ya, kami melihat saja. Jika dia bisa juara dalam satu turnamen bisa saja sanksinya dicabut. Artinya ada alasan untuk mengembalikan statusnya dia," Susy menjelaskan.

"Kalaupun dia kalah di semifinal atau perdelapanfinal kan tetap harus dilihat dia mengalahkan siapa. Jadi, tetap lanjut karena dia sudah tertulis skorsing enam bulan," dia menambahkan.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed