detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 12 Mar 2019 15:08 WIB

Dari All England ke India Terbuka, Eng Hian Redakan Jet Lag Greysia Polii dkk

Mercy Raya - detikSport
Eng Hian, pelatih ganda puyri pelatnas PBSI. (Grandyos Zafna/detikSport) Eng Hian, pelatih ganda puyri pelatnas PBSI. (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Usai tampil di All England, Greysia Polii dkk bertanding di turnamen bulutangkis India Terbuka 2019 pada akhir Maret. Jet lag harus segera diatasi.

India Terbuka digeber mulai 26-31 Maret di Siri For Indoor Stadium, New Delhi, India. Di ajang World Tour Super 500 itu, Indonesia menurunkan empat ganda putri, dengan tiga di antaranya mereka yang bermain di All England, Greysia/Apriyani Rahayu, Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Della Destiara Haris/Tania Oktaviani Kusumah. Sepasang lainnya dari luat pelatnas Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet.

Pelatih ganda putri, Eng Hian, menyebut persiapan untuk ganda pelatnas berlanjut. Dia berfokus pada pengembalian kondisi atletnya. Terutama, jam tidur agar kembali menyesuaikan jam Asia setelah mengikuti dua turnamen Eropa beruntun.


"Fokus pengembalian kondisi terutama siklus tidurnya," kata Eng Hian kepada detikSport, Selasa (12/3/2019).

"Saya tidak akan pernah bosan terus memompa kepercayaan diri (mereka) untuk kemampuan," dia menambahkan.

Undian India Terbuka relatif tak menguntungkan ganda putri Indonesia. Dua pasangan yang disiapkan untuk kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo harus bertemu di babak pertama. Rizki/Ketut berhadapan dengan Della/Tania. Siapapun pemenangnya berpotensi bertemu rekan senegara lain, Anggia/Pia.

Sementara itu, Greysia/Apriyani menjadi unggulan pertama. Di laga perdana mereka menghadapi ganda Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun. Laga itu menjadi duel eprtama mereka.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed