detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 14 Apr 2019 12:35 WIB

Ada Apa dengan Kevin/Marcus?

Mercy Raya - detikSport
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sedang menurun. (Foto: dok. Humas PBSI) Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sedang menurun. (Foto: dok. Humas PBSI)
Jakarta - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tersingkir lebih awal dalam tiga turnamen dalam dua bulan terakhir. Ada apa dengan Minions?

Di Singapura Terbuka, ganda putra nomor satu dunia itu terhenti di semifinal setelah ditekuk wakil Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-13, 10-21, 19-21. Itu adalah kekalahan ketiga bagi Kevin/Marcus setelah di Malays Terbuka (perempatfinal), dan All England (babak pertama).

Tidak bisa dipungkiri bahwa itu adalah hasil di luar dugaan mengingat Kevin/Marcus tampil konsisten dalam dua tahun terakhir. Di 2017, Kevin/Marcus mempersembahkan tujuh gelar juara, sedangkan pada 2018 keduanya meraih delapan titel, plus satu medali emas Asian games.


Asisten pelatih ganda putra Aryono tak menampik bahwa Kevin/Marcus sedang menurun. Meski masih dipercaya, Kevin/Marcus mesti mengambil pelajaran dari tren negatif ini.


"Memang pada waktu mereka kalah di dua turnamen kemarin harus diakui ada penurunan perfoma. Yang saya lihat, terutama daya juangnya, yang merupakan faktor plus mereka selama ini," ungkap Aryono kepada detikSport, dalam pesan singkatnya, Minggu (14/4/2019)

"(Tapi) kami masih percaya pada mereka atau pemain lain juga, khususnya Kevin/Gideon yang selama ini selalu banyak menang tapi terus tiba-tiba tidak juara, menurut saya itu hal biasa dalam pertandingan. Ada menang ada kalah."

"Mudah-mudahan kekalahan itu bisa memacu mereka kembali untuk bangkit karena masih banyak target yang harus dicapai sampai di Olimpiade nanti. Semoga mereka bisa bangkit pada turnamen-turnamen berikutnya," Aryono mengharapkan. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed