detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 22 Mei 2019 20:35 WIB

Laporan dari China

Anthony Tak Mampu Antisipasi Perubahan Permainan Axelsen

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Anthony Sinisuka Ginting dikalahkan Viktor Axelsen, Indonesia tertinggal 0-2. (Wahyu Putro A/Antara Foto) Anthony Sinisuka Ginting dikalahkan Viktor Axelsen, Indonesia tertinggal 0-2. (Wahyu Putro A/Antara Foto)
Nanning - Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Viktor Axelsen di laga melawan Denmark. Anthony kalah karena gagal mengantisipasi perubahan permainan lawan.

Turun di partai kedua dalam laga Indonesia vs Denmark di Grup B Piala Sudirman 2019, Anthony tak mampu menyumbang poin. Dalam pertandingan di Guangxi Sports Center Gymnasium, Rabu (22/5/2019) malam waktu setempat, Anthony kalah dua gim langsung 9-21, 16-21.

Pada awal gim pertama, Anthony mampu mengimbangi permainan Axelsen. Namun selepas interval, Anthony semakin tertinggal jauh.


Permainan Anthony membaik pada gim kedua. Sempat tertinggal, Anthony mampu mengejar dan mengamankan kedudukan di angka 13-13.

Namun Anthony kemudian beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Axelsen merebut enam poin beruntun dan kemudian mengunci kemenangan.

Anthony menyebut Axelsen mengubah permainan yang membuatnya tertinggal jauh pada gim pertama.

"Puji Tuhan bisa melewati pertandingan melawan Denmark meski permainannya bisa dibilang tidak memuaskan," ujar Anthony yang ditemui awak media usai pertandingan.

"Mulai gim pertama sempat ketat, tapi game point-nya cukup jauh. Waktu gim pertama awal dia banyak main di depan net jadi saya bisa colong serangan dari situ," dia menambahkan.

"Setelah interval, dia mengubah permainan dengan tidak memberi bola depan. Saya sudah coba pancing buat main net, dia tetap mengangkat bola. Koknya juga lebih enak buat dibuang (ke belakang). Dia mungkin juga terbantu postur, jadi ketika saya mencoba untuk membuang bola, dia hanya butuh satu langkah untuk menyerang dan dia banyak dapat poin dari sana," Anthony menjelaskan.

Anthony bertanding dalam posisi Indonesia tertinggal 0-1 setelah ganda campuran kalah. Namun ia mengaku tak terpengaruh dengan hasil partai pertama.

"Tidak terpengaruh. Tadi waktu ganda campuran main kan saya sedang pemanasan, hanya bertanya hasil akhirnya," ujar Anthony.

"Yang namanya beregu harus siap mau menang atau kalah. Apalagi masih di fase grup, jadi masih ada kesempatan. Bukannya saya menyepelekan hilang satu poin, tapi kami semua sama-sama ingin maksimal," dia menjelaskan.

(nds/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed