detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 29 Mei 2019 14:45 WIB

Peringkat Fajar/Rian Turun, Pelatih: Masih Wajar

Mercy Raya - detikSport
fajar Alfian/Mmohammad Rian Ardianto turun satu trap di perinngkat dunia. (Agung Pambudhy/detikSport) fajar Alfian/Mmohammad Rian Ardianto turun satu trap di perinngkat dunia. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Pelatih pelatnas bulutangkis ganda putra, Herry Iman Pierngadi, relaks, meskipun peringkat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto turun. Dia menilai wajar.

Peringkat Fajar/Rian turun satu trap ke posisi keenam dunia pekan ini. Sementara itu, dua ganda putra Indonesia lain, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kukuh di urutan pertama dan keempat.

Posisi Fajar/Rian digeser pasangan Jepang, Hiriyuki Endo/ Yuta Watanabe. Jepang dan Indonesia pun sama-sama memiliki dua pasangan di empat lima besar dunia.

Herry tak mempermasalahkan turunnya peringkat Fajar/Rian. Toh, baru satu trap.


"Ya cuma turun satu wajar karena kemarin di Sudirman Cup tak sempat dimainkan, otomatis peringkatnya turun dari urutan kelima menjadi keenam. Pemain yang tadinya peringkat keenam menjadi kelima. Lagipula, perbedaan poinnya tak terlalu banyak poin," kata Herry saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2019).

"Menurut saya sih tak terlalu khawatir kecuali melorotnya di luar 10 besar, atau masuk rangking 10 atau 11, itu yang perlu diwaspadai. Kalau satu rangking dua rangking akumulatifnya masih terlalu jauh," dia menambahkan.

Meski demikian, Herry berharap hal itu bisa melecut pemainnya untuk berprestasi di event selanjutnya. Bukan hanya untuk rangking tapi poin Olimpiade.

"Minimal bisa semifinal karena poin mereka untuk dongkrak rangking juga. Kalau final lebih besar lagi poinnya dan juara bisa bagus," katanya.

Pelatih yang dijuluki coach Naga Api ini juga menegaskan peluang untuk para pemainnya bersaing masih terbuka. Bukan hanya untuk tiga pasang yang kini berada di delapan besar, tapi dua pasang lainnya, seperti Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka/Ade Yusuf.

"Untuk sekarang kami open ya, siapa yang prestasinya baik otomatis rankingnya naik. Karena perhitungan untuk Olimpiade juga masih panjang jadi banyak kemungkinan dan terbuka sekali," dia menjelaskan.

"Jadi kemungkinan bisa tersusul juga bisa. Itu juga masih memungkinkan untuk Minions. Jika mereka tak bisa mempetahankan prestasinya seperti dua tahun kemarin maka untuk 2019 ini mereka lebih ketat lagi. Menurut saya mereka juga harus lebih waspada," ujar dia.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com