detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 03 Jul 2019 11:47 WIB

Sering Dikritik Pedas, Gregoria Tunjung Batasi Penggunaan Medsos

Mercy Raya - detikSport
Gregoria Mariska Tunjung batasi pemakaian sosmed. (Agung Pambudhy/detikSport) Gregoria Mariska Tunjung batasi pemakaian sosmed. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung memiliki cara menghadapi warganet yang kerap mengkritik pedas penampilannya di turnamen bulutangkis. Dia membatasi penggunaan media sosial.

Gregoria dkk sering dihujani kalimat bernada nyinyir dari warganet setelah kerap kandas di babak pertama pada ajang internasional belakangan ini. Teranyar, saat mereka tampil di Australia Open pada Juli 2019. Empat tunggal putri satu persatu terhenti di babak pertama, padahal target awalnya yakni empat besar di turnamen BWF World Super 300 tersebut.

Publik pun pesimistis Gregoria melaju jauh di Indonesia Open yang berlangsung 16-21 Juli di Istora. Sebab, ajang itu levelnya lebih tinggi. Selain itu, berdasarkan undian, tunggal putri sudah harus berjumpa dengan pemain-pemain top di babak awal. Fitriani melawan unggulan kedua Chen Yu Fei, Ruselli bertemu Ratchanok Intanon, Gregoria melawan Pornpawee Chocuwong, dan jika lolos berpotensi bertemu Intanon.


"Kalau dibilang berat banget, ya memang berat. Kami bertiga ketemu yang lumayan keras. Namun, buat saya sendiri itu jadi motivasi saja. Omongan mereka (warganet) kalau terlalu saya pikirkan tak akan banyak pengaruh juga. Saya pun tak pernah menanggapi juga, jadi lebih ke membatasi main sosmed," kata Gregoria di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

"Soalnya saya lihat tidak ada positifnya daripada saya ikut seperti itu juga, jadi saya lebih baik tak usah tahu," dia menambahkan.

"Kalau ada yang ngomongin jelek, misal di Twitter ya sudah saya terima-terima saja. Mungkin orang lihat seperti itu saya mau bela diri juga bagaimana?" ujar dia.

Meski membatasi, gadis kelahiran 8 November 1999, ini mengaku terkadang suka tergiur melihat medsos, terutama Twitter.

"Kalau Instagram sudah lumayan lama mati, tapi Twitter masih sih. Sebenarnya, waktu itu cuma saya nonaktifkan, tapi karena terlalu lama tak dimainkan, jadi kena suspend dari pihak Instagramnya. Ya, sudah lah bagus hahaha. Tapi, saya masih ada satu akun lagi cuma memang jarang buka. Cuma Twitter saya kadang lihat-lihat saja, iseng. Ramai juga soalnya cuitannya suka lucu (buat hiburan)," dia menjelaskan.




Tonton juga video Christian Hadinata: Motor Sektor Ganda Bulutangkis Indonesia:

[Gambas:Video 20detik]


Sering Dikritik Pedas, Gregoria Tunjung Batasi Penggunaan Medsos


Simak Video "Lolos ke 16 Besar, Gregoria Pede Lawan Ratchanok Intanon"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com