detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 10 Sep 2019 11:25 WIB

Atlet Jebolan Audisi PB Djarum: Ahsan, Tontowi, Hingga Kevin Sanjaya

Mercy Raya - detikSport
Halaman 1 dari 3
Foto: Grandyos Zafna/detikSport Foto: Grandyos Zafna/detikSport
Jakarta - PB Djarum banyak menyaring pebulutangkis lewat audisi. Hasilnya, lahirlah para juara dunia seperti Mohammad Ahsan hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo..

Audisi umum bulutangkis yang digagas PB Djarum menjadi perbincangan. PB Djarum memutuskan menghentikan ajang pencarian bakat bulutangkis itu, usai diklaim mengeksploitasi anak-anak kecil demi kepentingan promosi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Yayasan Lentera Anak.

Hal itu menimbulkan polemik, mengingat PB Djarum banyak menghasilkan pebulutangkis top dari ajang audisinya. Namun, tak sedikit yang kontra mengingat industri rokok memang sedang diperangi.

PB Djarum sendiri membuka dua macam seleksi dalam ajang pencarian bakatnya. Audisi Umum digelar secara terbuka dan bisa mendaftar langsung di kota-kota yang menggelar audisi, sementara Audisi Khusus dilakukan Djarum dengan langsung mengundang bocah-bocah yang dianggap bertalenta.

Dari kedua macam audisi itu, lahirlah para juara dunia seperti Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Kevin Sanjaya, hingga juara dunia junior seperti Leo Rolly Carnando.

Masih banyak lagi pebulutangkis berkualitas, yang lahir dari Audisi PB Djarum. Berikut detikSport rangkum.




1. Kevin Sanjaya Sukamuljo
Kevin merupakan atlet jebolan dari audisi umum bulutangkis PB Djarum. Dia lolos audisi pada 2007, setelah tahun sebelumnya dia gagal masuk audisi. Dari Djarum, Kevin kemudian masuk pelatnas dan menjadi rekan tandem Marcus Fernaldi Gideon.

Gelar juara pertama duet Kevin/Marcus datang di Taiwan Masters 2015. Setelahnya, The Minions terus menorehkan prestasi, di antaranya meraup 10 gelar pada 2017. Di tahun berikutnya, Kevin/Marcus masih mampu meraih delapan gelar, di antaranya menjuarai All England dan Asian Games 2018.

2. Leo Rolly Carnando
Leo merupakan juara dunia junior 2018. Dia jebolan audisi khusus bulutangkis PB Djarum, setelah sempat gagal di empat kali mengikuti audisi sejak 2011.

Pada 2014, Leo dipanggil PB Djarum untuk ikut audisi khusus di Jakarta dan hasilnya ia lolos. Prestasi Leo pun datang di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2018, dengan menjadi juara usai bertandem denan Indah Cahya Sari Jamil.

Prestasi Leo belum berhenti. Pebulutangkis kelahiran 29 Juli 2001 itu menjadi juara lagi di Kejuaraan Asia Junior Bulutangkis 2019 dengan mengantongi dua emas sekaligus dari nomor ganda putra dan campuran di Suzhou, China, 20-28 Juli.

3. Indah Cahya Sari Jamil
Indah awalnya merupakan atlet klub Rajawali Tangerang. Dia sempat mengikuti beberapa tes masuk klub lainnya, termasuk ikut audisi umum bulutangkis PB Djarum namun gagal.

Indah kemudian diundang ke Jakarta dan ikut audisi khusus bersama PB Djarum pada 2014 dan hasilnya lolos. Dia turun di Kejuaraan Dunia Junior 2018 dan berhasil menjadi juara bersama Leo di sektor ganda campuran.



Ke halaman selanjutnya (mcy/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com