detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 07 Okt 2019 15:28 WIB

Usai Dapat Peringatan karena Indispliner, Praveen Bolos Latihan

Mercy Raya - detikSport
Praveen Jordan membolos dari latihan di pelatnas Cipayung. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/pras) Praveen Jordan membolos dari latihan di pelatnas Cipayung. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/pras)
Jakarta - Praveen Jordan berulah lagi. Pasangan Melati Daeva Oktavianti itu membolos dari latihan di pelatnas PBSI. .

Praveen dan pemain pelatnas bulutangkis ganda campuran mendapatkan peringatan dari barisan pelatih. Itu akibat mereka sering meninggalkan pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur hingga larut malam.

Setelah mendapatkan peringatan, Praveen justru menghilang. Dia tidak mengikuti latihan pagi di Pelatnas PBSI, Cipayung pada Senin (7/10/2019) mulai pukul 08.00 -11.00.

Praveen memang meminta izin untuk pulang larut untuk mengantar ibunya ke Bandara Soekarno Hatta semalam, Minggu (6/10). Setelah mengantarkan ibunya, Praveen kembali ke asrama pukul 22.00 WIB malam.


"Kalau saya lihat tadi (anak-anak lainnya) bagus banget (latihan) nonstop. Tak ada macam-macam. Cuma di sini tanda tanya adalah Praveen, ada tidak? Tidak ada laporan (kenapa absen)," kata Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, usai latihan.

Bahkan, Melati juga tak mengetahui keberadaan Praveen.

"Saya tanya ke Melati, dia bilang tidak tahu. Padahal dulu, kalau Tontowi terlambat, Butet (Liliyana Natsir) kirim pesan, tanya sudah di mana? Tapi, Melati tidak tahu. Padahal, pasangan harusnya seperti itu. Kirim pesan dong tanya. Tetapi, saya tidak mendapatkan laporan," dia menjelaskan.

Richard geram dengan aksi Praveen itu dan akan menyiapkan konsekuensi. Menurutnya, sikap Praveen tak bisa ditoleransi.

"Saya akan ambil tindakan. Itu jelas. Tindakan apapun itu urusan saya dan PBSI. Sebab, sampai sekarang saya tidak tahu alasannya. Tetapi alasan apapun dia, tidak saya benarkan. Namun, saya ingin tahu alasan dia," Richard menegaskan.

"Menurutnya, ini sebuah risiko dan tanggung jawab atlet nasional yang sudah dibiayai semua. Berulang kali dikatakan, kalian gampang kok, latihan. Makan dan tidur, keberangkatan, semua diurus, tinggal bertanding," dia melanjutkan.

Berkaca pengalamannya menangani atlet elite, bukan kali ini ada pemain bandel. Dia bilang Tri Kusharyanto juga sulit diatur, namun bisa menjawab melalui prestasi.

"Tri Kus itu mirip sama Praveen, tapi kalau latihan luar biasa. Saya kasih program habis dan benar-benar maksimal. Hebatnya lagi, dia di pertandingan juga luar biasa," kata Richard.

"Kok, ini (Praveen) kadang-kadang tak sesuai. Itu yang membuat hasilnya. Tidak sesuai harapan kami, seperti error, tak punya semangat, walau pun beberapa kali saya peringatkan, tapi keseriusan apa yang kami dapatkan, itu belum," dia menegaskan.



Simak Video "Jonatan Christie dan Praveen/Melati Senasib di Japan Open 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com