detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 20 Nov 2019 16:30 WIB

Penjelasan PB Djarum soal Dihapusnya 'Djarum' pada Kaus Peserta Audisi

Puti Yasmin - detikSport
Foto: Akrom Hazami/detikSport Foto: Akrom Hazami/detikSport
Jakarta - Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 tengah digelar. Panitia penyelenggara membeberkan alasan kaus peserta tanpa jenama 'Djarum'.

Manajer Tim PB Djarum Kudus, Fung Permadi, mengatakan kondisi tersebut merupakan dampak dari kasus KPAI. Ya, KPAI mempermasalahkan logo 'Djarum' pada kaus yang dipakai atlet anak-anak.

Sebab, kaus tersebut dinilai memanfaatkan anak untuk Djarum yang merupakan produsen rokok. Maka dari itu, PB Djarum memilih menghilangkan kata-kata 'Djarum' pada kaus.

"Ya itu kan karena ada kasus KPAI. Memang kita nggak boleh ada kata-kata 'Djarum' karena itu sensitif untuk KPAI," kata Fung di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019).

Dalam prosesnya, kata 'Djarum' pada kaus diganti menjadi 'Blibli.com'. Fung menjelaskan merek tersebut masih satu payung.


"Jadi, kita fasilitasi baju anak-anak yang diadopsi Blibli, itu masih satu klub dengan kita juga," kata dia.

Sementara itu, para atlet juga mengaku kaget dan sedih dengan digantinya kata-kata 'Djarum' pada kaus. Tapi, itu tak mengurangi semangat mereka untuk berjuang.

Salah satu peserta asal Bandung, Fachri, mengaku kaget dan sedih. Tetapi, ia tetap melanjutkan audisi demi menggapai cita-citanya.

"Kaget pertama. Sedih, tapi nggak kenapa," kata dia.



Simak Video "Suara Atlet Muda PB Djarum soal Penghentian Audisi"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com