detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 22 Nov 2019 12:36 WIB

Hafiz/Gloria, Waktumu Tak Banyak untuk Kunci Tiket ke Olimpiade 2020

Mercy Raya - detikSport
Foto: dok. Humas PBSI Foto: dok. Humas PBSI
Jakarta - Legenda bulutangkis Liliyana Natsir meminta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja untuk introspeksi diri dengan prestasi naik turun dalam beberapa turnamen terakhir. Sebab, Olimpiade 2020 Tokyo semakin dekat.

Ganda campuran menjadi salah satu harapan Indonesia untuk mendapatkan medali emas di Olimpiade 2020 Tokyo. Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mematok target untuk meloloskan dua wakil di tiap nomor, termasuk ganda campuran.

Menilik laju sejauh ini, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz/Faizal/Glroia Emanuelle Widjaja yang menjadi harapan untuk mempertahankan medali emas milik Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari Rio de Janeiro.

Tapi, Hafiz/Faizal justru inkonsisten. Mereka belum bisa masuk delapan besar peringkat dunia sebagai syarat untuk tampil di olimpiade nomor ganda. Mereka ada di peringkat kesembilan.


"Belum terlambat, masih ada berapa bulan menuju olimpiade, apapun bisa terjadi. Yang penting, Hafiz/Gloria sadar dan mau introspeksi, mau menambah motivasi, dan latihannya," kata Liliyana di kawasan Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Bukan tanpa sebab, Butet, panggilan karib Liliyana Natsir mengatakan demikian. Dia memprediksi peta kekuatan tahun depan akan berbeda lagi dan jauh lebih ketat.

"Karena mereka masih riskan ya dengan ranking sekarang. Apalagi mungkin pindah tahun bisa beda lagi peta kekuatannya. Takutnya mereka terlempar terlalu jauh, susah lagi nanti naik ke atas," dia menjelaskan.

"Seperti yang diharapkan ci Susy (Susanti) kan setiap sektor ada dua perwakilan untuk saling back up. Mudah-mudahan Hafiz/Gloria terus memotivasi dan introspeksi diri, dan mau kerja keras lagi untuk mengejar ketertinggalan yang sampai saat ini belum stabil. Kadang bagus, kadang kalah dengan yang tidak diunggulkan," ujarnya.

"Begitu juga dengan Praveen/Melati, ya ada kelelahan mungkin setelah kemenangan back to back, tapi lawan kan punya perasaan yang sama, jadi tak bisa jadi alasan. Sebaliknya, Praveen/Melati yang harus mempersiapkan diri lebih baik lagi. Sebab, turnamen juga mepet- mepet berarti harus mempersiapkan diri lebih lagi. Caranya, ya jag kondisi harus lebih baik lagi, vitaminnya harus tambah lagi, kondisi tidur, harus mengejar, itu yang harus disiasati," Liliyana menyarankan.



Simak Video "Dear Calon Partner Tontowi Ahmad, Perkuat Mental & Percaya Diri!"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com