detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 16 Des 2019 07:00 WIB

Kaki-kaki Lelah Anthony Ginting

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Anthony Sinisuk Ginting kalah di final BWF World Tour Finals 2019 (STR/AFP) Anthony Sinisuk Ginting kalah di final BWF World Tour Finals 2019 (STR/AFP)
Guangzhou - Pelatih Tunggal Putra, Hendry Saputra. puas dengan performa Anthony Sinisuka Ginting, meski gagal juara BWF World Tour Finals 2019. Tapi, ada satu yang mengganjal. Apakah itu?

Anthony yang tergabung di Grup B yang cukup berat bisa melaju mulus ke semifinal dengan status juara grup. Padahal dia sempat kalah dari Chou Tien-Chen sebelum menang di dua partai terakhir, menghadapi Chen Long dan Viktor Axelsen.

Khusus menghadapi Axelsen, Anthony mendapat bye karena lawannya itu mundur di set pertama karena cedera. Bertemu lagi Chen Long di semifinal, Anthony lagi-lagi menang dua gim untuk lolos ke final.

Sayangnya, performa bagus itu gagal diteruskan pada laga final di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Minggu (15/12/2019). Menghadapi Kento Momota dalam duel 87 menit, Anthony yang sempat unggul 21-17 di gim pertama malah kalah 17-21 dan 14-21 di dua gim penentuan.




"Kalau berbicara hasil saya rasa untuk tunggal putra sudah oke. Kami sudah sampai final, nggak ada yang lebih tinggi lagi. Tinggal pilihannya juara atau runner up," kata Hendry dalam rilis kepada detikSport.

Hendry mengatakan bila Anthony punya kualitas yang baik untuk mengimbangi permainan tunggal putra nomor satu dunia itu. Bahkan menurut Hendry, Anthony mampu mengungguli permainan Momota pada game pertama dan kedua.

Meski begitu, Hendry juga mencatat beberapa poin penting yang harus segera dibenahi Anthony selepas kejuaraan ini, terutama dari segi ketahanan kaki.




"Secara keseluruhan penampilan Ginting sudah oke. Di game pertama dia oke, begitu juga di game kedua. Secara kualitas sangat bisa mengimbangi, bahkan unggul di pertandingan tadi. Tapi kalau saya perhatikan di pertandingan tadi, sepertinya kendala Ginting ada di kaki, bukan dari tenaga, teknik atau yang lainnya. Jadi memang tadi di game ketiga itu pergerakan kakinya sudah nggak bisa maksimal," sambungnya.

"Saya rasa kita harus terima hasil ini, karena memang Ginting juga sudah berjuang dengan sangat maksimal dan bagus sekali penampilannya. Jadi pekerjaan rumahnya, setelah kejuaraan ini, harus lebih ditingkatkan dan dilatih lagi kekuatan kakinya."

Bagi Anthony, ini adalah runner-up kelimanya tahun ini setelah di Singapura, Australia, China, dan Hong Kong. Tahun ini tak ada gelar sama sekali darinya.

"Jadi intinya, saya cukup puas dengan hasil dan penampilan Ginting dan Jonatan di turnamen ini. Setelah ini kami akan berlatih lebih keras lagi dan membenahi PR yang harus segera diselesaikan," pungkas Hendry.




Simak Video "Anthony Juara, Indonesia 3 Gelar di Indonesia Masters"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com