detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 14 Mei 2020 21:30 WIB

Atlet PBSI Tak Dapat THR, Kok Beda dengan Karyawan dan Pelatih?

Mercy Raya - detikSport
Rionny Mainaky pulang kampung. Setelah bertahun-tahun menangani tim nasional bulutangkis Jepang, dia dipercaya sebagai head coach tunggal putri Pelatnas PBSI. Yuk lihat proses latihan yang dipimpin Rionny. Kata PBSI Soal Atletnya yang Tak Dapat THR (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta -

PP PBSI memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan dan pelatihnya secara penuh. Tapi tidak kepada para pebulutangkis. Kenapa?

Jelang Hari Raya Idul Fitri, selain momen berkumpul keluarga, cairnya THR menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu.

Tak terkecuali Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) juga memberikan tunjangan tersebut bagi karyawan dan para pelatihnya. Bahkan secara penuh.

Akan tetapi THR tak bisa dinikmati para pebulutangkis nasional. Penyebabnya terganjal status.

"Pemain kan bukan karyawan. Mereka juga tak digaji," kata Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto kepada detikSport, Kamis (14/5/2020), dalam pesan singkatnya.



Menurut Budiharto, uang yang selama ini diperoleh atlet dari uang saku yang merupakan program pemerintah menuju multievent. Seperti Olimpade Tokyo misalnya.

Sedangkan, untuk atlet yang tidak masuk proyeksi biasanya mengandalkan. uang sponsor dan hadiah dari Kejuaraan yang mereka ikuti. "Tapi kalau makan dan nutrisi itu sudah terjamin oleh PBSI," ujarnya.

PBSI saat ini sudah mengumumkan jadwal libur untuk para stafnya mulai 21-26 Mei mendatang. Organisasi yang dipimpin Wiranto itu akan menjalani aktivitas normal pada 2 Juni mendatang.

masak apa?


Simak Video "Menpora Nengok Jonatan Christie cs Berlatih Demi Olimpiade 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com