detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 20 Mei 2020 20:30 WIB

Duh, Tontowi Ahmad Ternyata Masih Suka Mimpi Bertanding

Mercy Raya - detikSport
Sudah pensiun, Tontowi Ahmad ternyata masih suka mimpi bertanding. (Foto: Hasan Alhabshy) Sudah pensiun, Tontowi Ahmad ternyata masih suka mimpi bertanding. (Foto: Hasan Alhabshy)

Tontowi Ahmad Pensiun, Bersyukur dengan Kariernya

Masih suka memimpikan tanding usai pensiun, Tontowi Ahmad sebenarnya sudah cukup puas dengan kariernya selama ini. Tak ada rasa penasaran lagi dalam dirinya.

"Enggak ada yang bikin penasaran. Enggak apa-apa belum rezeki dapat emas Asian Games, tapi kan sudah dapat emas Olimpiade yang levelnya lebih tinggi. Saya tetap bersyukur," kata Tontowi.

Lantas momen apa yang paling berkesan baginya? Pemain berusia 32 tahun itu menjawab Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Momen emas di Olimpiade, sebut Tontowi, sebagai pengalaman terberat sekaligus terindah dalam kariernya. Dia menyebut perjuangannya begitu luar biasa, mulai dari latihan hingga malam hari, tidak bisa pulang ke rumah dan harus tinggal di asrama, sampai kendala nonteknis bersama Liliyana.

Tontowi juga bersyukur dipertemukan dengan orang-orang yang berpengaruh dalam perkembangan kariernya seperti Liliyana dan pelatihnya, Richard Mainaky. Begitu banyak kenangan bersama orang-orang terdekatnya, juga dengan teman-temannya sesama pemain bulutangkis seperti Mohammad Ahsan dan Praveen Jordan.

"Memang saya banyak belajar dari cik Butet, prinsipnya dia itu kalau sekarang juara, besok bukan juara lagi, kita harus selalu mengejar gelar. Kalau kak Richard sih semua tahu ya, beliau adalah pelatih bertalenta, saya bahkan sering memanggilnya Suhu," ujar Tontowi Ahmad.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com