detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 14 Jun 2020 12:50 WIB

Pengakuan Jonatan Christie Sempat Ingin Setop Jadi Pebulutangkis

Mercy Raya - detikSport
Jonatan Christie Pengakuan Jonatan Christie Sempat Ingin Setop Jadi Pebulutangkis (Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta -

Jonatan Christie mengaku pernah ingin berhenti menjadi atlet bulutangkis. Keinginan itu muncul ketika dirinya sedang dalam titik terbawah.

Hal itu ia sampaikan kepada Menpora Zainudin Amali dalam acara ngobrol dengan atlet melalui live Instagram Kemenpora. Awalnya menteri asal Gorontalo itu menanyakan apakah Jonatan pernah mengalami down apalagi ketika kalah dalam satu turnamen.

"Belakangan ini sebenarnya saya sempat masih merasakan mentalnya cukup down. Ada satu momen saya tak berhasil mengeluarkan kemampuan di pertandingan, padahal persiapan saya cukup baik. Nah, dalam situasi itu saya terkadang (berpikir), kenapa ya saya sudah mempersiapkan dengan baik tapi hasilnya tak sejalan?" Jonatan mengungkapkan seperti dikutip detikSport.

"Di sana saya beberapa kali saya down. Tapi saat ini sudah mulai pulih. Pertama karena diskusi dengan pelatih, banyak belajar apa kesalahannya dan apa yang kurang, dan terus berdoa," ujar dia.



Situasi itu, sebut juara New Zealand 2019 ini, tak jarang ingin membuatnya berhenti menjadi pebulutangkis.

"Pernah. Bahkan tak cuma sekali, beberapa kali. Tapi kembali lagi sebenarnya perang mentalnya bahwa kita bisa sukses atau enggaknya di saat seperti itu. Jika gampang menyerah, saya bisa bilang ke pelatih. Saya cukup di sini, saya mau berhenti dan sudah saja. Tapi balik lagi saya beruntung punya pelatih dan keluarga di saat-saat seperti itu," ujar dia.



Dari proses belajar itu, Jonatan akhirnya bisa membuktikan dirinya mampu bersaing dengan tunggal putra lainnya di kancah dunia. Dia juga berhasil mematahkan stigma hanya jago di multievent.

Pemain yang akan berusia 23 tahun 15 September mendatang sukses menjuarai turnamen BWF World Tour Super New Zealand dan Australia Open 2019.

"Saya rasa harus tetap belajar dan jangan pernah puas. Kalau kita sudah merasa paling hebat akan ada masa kita mulai tidak fokus latihan, mengurangi latihan, dan menggampangkan semuanya. Jadi harus tetap fokus, rendah hati, dan tak menganggap diri kita hebat," katanya.



Simak Video "Lin Dan Resmi Gantung Raket"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com