detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 09 Jul 2020 19:55 WIB

Cerita Jonatan Christie yang Kelelahan di PBSI Home Tournament

Mercy Raya - detikSport
Jonatan Christie Cerita Jonatan Christie yang Kelelahan di PBSI Home Tournament (PBSI)
Jakarta -

Jonatan Christie mengaku kesulitan bermain dua kali sehari. Kondisi itu membuat kewalahan sampai nyaris keram.

Jonatan menjadi salah satu pemain tampil di Mola TV PBSI Home Tournament yang berlangsung sejak Rabu (8/7/2020). Dia berhasil melaju ke babak semifinal setelah menjalani laga-laga sulit.

Bagaimana tidak, dari empat laga yang dia lakoni nyaris membutuhkan waktu di atas 40 menit. Laga pertama babak penyisihan Grup H saat melawan Yonathan Ramlie, dia butuh waktu 44 menit untuk bisa memenangkan pertandingan dengan skor 22-20, 21-13.

Kemudian sore harinya, Jonatan membutuhkan waktu 41 menit untuk menghadapi Muhammad Asqar Harianto dan menang 21-13, 21-16.

Saat babak penentuan juara grup, Jonatan juga dipaksa bermain 80 menit saat menghadapi Ihksan Leonardo Imanuel Rumbay. Meskipun akhirnya dia menang dengan skor 18-21, 21-10, 21-16.

Begitupun di babak perempatfinal saat menghadapi Karono. Jonatan baru dapat menyudahi pertandingan setelah memainkan laga 71 menit dengan juniornya tersebut. Bahkan, Jonatan sempat mendapat perawatan medis untuk menghilangkan rasa keram pada bagian pahanya.

"Tadi kaki saya agak sedikit mau keram, cuma semua oke. Tak bisa dipungkiri namanya permainan, saya tak pernah main dua kali sehari. Bahkan pagi hari saya hitung sampai 70 menit. Ya, itu bagus untuk latihan tapi tidak untuk pertandingan," kata Jonatan seperti kutip detikSport dalam wawancara dengan Mola TV.

Jonatan ChristieJonatan Christie (PBSI)

Di semifinal Jonatan Christie sudah ditunggu lawannya, Shesar Hiren Rhustavito. Shesar lebih dulu mengamankan tempat di semifinal setelah mengalahkan Tegar Sulistio 21-13, 21-5.

"Untuk persiapan laga besok, paling penting adalah menjaga otot dan stamina. Balik lagi seperti yang saya katakan, pertandingan ini sehari dua kali jadi tidak mudah. Walau mereka junior saya tapi kami sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Jadi tidak akan mudah," ujarnya.



Simak Video "Lin Dan Resmi Gantung Raket"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com