detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 19 Agu 2020 18:35 WIB

Simulasi Piala Thomas dan Uber Mulai 1 September

Mercy Raya - detikSport
Jonatan Christie Simulasi Piala Thomas dan Uber Mulai 1 September (PBSI)
Jakarta -

Sebanyak empat tim putra dan empat tim putri akan bersaing di simulasi Piala Thomas dan Uber 2020. Ajang ini akan dimulai 1-10 September.

Bertajuk Mola TV PBSI Thomas & Uber Simulation 2020, PBSI akan menggulirkannya di Pelatnas PBSI, Cipayung. Laga pertama akan menyajikan tim putra pada 1-3 September, kemudian dilanjutkan tim putri akan berlaga pada 8-10 September.

Satu tim terdiri dari tujuh pemain yang terdiri dari tiga pemain tunggal dan dua pasang pemain ganda. Serta dua pelatih yang terdiri dari pelatih tunggal dan pelatih ganda.

Dalam satu tim, tunggal pertama hingga tunggal ketiga dan ganda pertama serta ganda kedua sudah ditentukan, jadi susunan pemain yang turun sudah bisa dipastikan karena tim tidak dapat mengubah urutan pemain atau merombak pasangan ganda yang mereka miliki.

"Pembagian pemain dilakukan berdasarkan penilaian bersama tim pelatih. Kami mengatur agar keempat grup punya kekuatan yang imbang. Misalnya satu grup punya ganda dengan rangking tertinggi, maka di grup itu tidak akan ada pemain tunggal yang rangkingnya paling tinggi juga," sebut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti dalam rilis yang diterima detikSport.

"Melihat pembagian grup, akan sulit untuk memperkirakan siapa juaranya. Karena kekuatannya bisa dibilang merata. Pemilihan tunggal dan ganda ketiga pun tetap kami pertimbangkan agar merata semua," ujarnya.

Adapun format yang diterapkan menggunakan sistem setengah kompetisi. Keempat grup akan bertarung saling bertarung untuk memperebutkan posisi teratas.

Tim dengan nilai kemenangan terbanyak akan keluar sebagai juara. Sistem yang sama juga berlaku di simulasi Piala Uber.

Selain itu, Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020 menawarkan hadiah sebesar Rp 100 juta untuk tim pemenang, serta Rp 50 juta untuk tim runner up.

Berikut daftar tim Thomas:

Rajawali
Jonatan Christie
Karono
Bobby Setiabudi
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Yeremia Erich Yoche Rambitan/Pramudya Kusumawardhana

Banteng
Shesar Hiren Rhustavito
Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu
Yonathan Ramlie
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
M. Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama

Harimau
Chico Aura Dwi Wardoyo
Firman Abdul Kholik
Christian Adinata
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Amri Syahnawi

Garuda
Anthony Sinisuka Ginting
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay
Syabda Perkasa Belawa
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana

Uber:

Banteng
Ruselli Hartawan
Choirunnisa
Ester Nurumi Tri Wardoyo
Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Amallia Cahaya Pratiwi/Rachel Allessya Rose

Garuda
Gregoria Mariska Tunjung
Stephanie Widjaja
Aisyah Sativa Fatetani
Yulfira Barkah/Febby Valencia Diwjayanti Gani
Jesita Putri Miantoro/Lanny Tria Mayasari

Rajawali
Fitriani
Saifi Rizka Nur Hidayah
Komang Ayu Cahya Dewi
Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Tryola Nadia/Melani Mamahit

Harimau
Putri Kusuma Wardani
Asty Dwi Widyaningrum
Bilqis Prasista
Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah
AgathaImanuela/Nita ViolinaMarwah



Simak Video "8 Pebulutangkis Indonesia Kena Sanksi Kasus Match Fixing"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com