detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 13 Sep 2020 14:20 WIB

Nasib Piala Thomas-Uber 2020 dan Sisa Turnamen BWF Tahun Ini

Mercy Raya - detikSport
Chinese girl holding badminton racket and shuttlecock Nasib Piala Thomas-Uber 2020 dan Sisa Turnamen BWF Tahun Ini. (Foto: istock)
Jakarta -

Kelanjutan Piala Thomas dan Uber 2020 jadi tanda tanya. Menurut Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto, nasib sisa turnamen Badminton World Federation (BWF) tahun ini pun bisa terimbas.

BWF sebelumnya merilis beberapa turnamen di akhir 2020 yaitu Piala Thomas & Uber 2020 (3-11 Oktober), serta turnamen seri Eropa yang terdiri dari Denmark Open I 2020 (13-18 Oktober) dan Denmark Open II (20-25 Oktober). Selain itu, ada dua turnamen Asia pada November tapi lokasinya belum ditentukan.

Dalam perkembangannya, tujuh negara memutuskan undur diri dari perhelatan Piala Thomas dan Uber 2020. Termasuk tim Indonesia. PBSI mempertimbangkan kesehatan atlet jika mengikuti turnamen di tengah pandemi.

Banyaknya negara yang mundur memunculkan spekulasi Piala Thomas dan Uber 2020 akan kembali mengalami penundaan jadwal, alias batal dihelat tahun ini. Andai itu terjadi, bukan tak mungkin mempengaruhi nasib sisa turnamen musim ini.

"Seandainya Piala Thomas & Uber 2020 batal diselenggarakan karena banyak negara yang mundur, termasuk sepertinya tim-tim unggulan juga akan mundur, kemungkinan besar turnamen seri Eropa dan Asia juga bisa batal," kata Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto, dalam rilis PBSI.

"Tidak akan ada turnamen sampai akhir 2020. Pernah ada usulan bahwa Piala Thomas & Uber dimundurkan ke bulan Februari 2021, tapi kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari BWF," lanjutnya.

PBSI mengaku telah menyiapkan antisipasi untuk menjaga atmosfer kompetisi para atlet. Mereka berencana membuat turnamen internal kembali. Salah satunya format yang dibidik Piala Sudirman.

"Kalau nanti tidak ada turnamen lagi sampai dengan Desember nanti. Jika tidak ada, memang kami berencana ada satu turnamen baru lagi yang bisa menggabungkan semua sektor. Polanya seperti Sudirman karena ganda campuran tidak punya kesempatan tampil di simulasi Piala Thomas dan Uber," ujar dia usai simulasi.

Selama masa pandemi, induk organisasi bulutangkis tanah air ini telah mengadakan dua turnamen internal, yakni Mola TV PBSI Home Tournament 2020 pada Juni-Juli dan Thomas & Uber Cup Simulation yang telah berakhir 11 September lalu. Sekalipun PBSI sudah mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020, hasil dalam simulasi tetap penting dalam evaluasi dan pembentukan pebulutangkis muda.

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com