detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 30 Sep 2020 19:25 WIB

Cegah COVID-19, BWF dan Thailand Lakukan Ini di Turnamen Seri Asia

Mercy Raya - detikSport
logo bwf Cegah COVID-19, BWF dan Thailand lakukan ini di turnamen seri Asia (Foto: bwf)
Jakarta -

BWF bersama Asosiasi Bulutangkis Thailand mempersiapkan wadah turnamen dengan bubble system guna mengantisipasi COVID-19. Turnamen Asia Januari 2021 ajangnya.

Thailand telah resmi menjadi tuan resmi dua turnamen Asia Open 1 dan Asia Open II, serta BWF World Tour Finals. Ketiganya merupakan turnamen yang seharusnya bergulir November 2020 kemudian ditunda karena pandemi Corona.

Sejauh ini, tuan rumah telah berupaya untuk mempersiapkan penyelenggaraan yang sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Salah satunya, penerapan sistem bubble atau gelembung.

Dalam arti, peserta hanya berada dalam satu lingkungan tertentu bersama dengan orang-orang yang sama dalam periode waktu 14 hari karantina. Selama masa karantina tersebut pemain masih bisa mengikuti sesi latihan yang telah disediakan oleh penyelenggara.

"Kesehatan peserta adalah prioritas utama kami. Kami telah berkonsultasi dengan berbagai otoritas di Thailand mengenai bagaimana prosedur antisipasi COVID-19 yang efektif, akhirnya kami memutuskan untuk menetapkan bubble system selama periode turnamen seri Asia," kata Khunying Patama Leeswadtrakul, Presiden BAT, dalam rilis PBSI.

Leeswadtrakul menuturkan ia dan tim penyelenggara tengah membuat blueprint pelaksanaan turnamen. Ia berharap agar seluruh pihak bekerjasama untuk mewujudkan bergulirnya kembali turnamen bulutangkis. Pemain dan ofisial diminta untuk mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang diberlakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah Thailand.

"Sekali lagi, saya mengimbau bahwa kita harus saling bahu-membahu untuk membuat bulutangkis bisa berjalan kembali dan mendapat dampak seminimal mungkin dari pandemi ini," tuturnya.

BAT yakin dengan adanya kerjasama berbagai pihak serta dukungan dari pemerintah Thailand, BWF, turnamen seri Asia dapat berjalan dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta. BAT telah berkoordinasi dengan kementrian kesehatan, kementrian olahraga dan pariwisata, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Diketahui, sebelum bulutangkis, beberapa cabor lain juga telah menerapkan sistem yang sama pada kejuaraan yang mereka lakukan. Sebut saja cabor basket. Dimulai dari NBA kemudian diikuti Indonesia Basketball League (IBL).

(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com