detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 13 Okt 2020 19:30 WIB

Pebulutangkis RI Ikuti Asia Open demi Amankan Poin Olimpiade

Mercy Raya - detikSport
Wakil Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) John Coates bersikukuh bahwa acara olahraga empat tahunan itu tetap digelar pada 2021 mendatang. Pebulutangkis RI Ikuti Asia Open demi Amankan Poin Olimpiade. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Indonesia menyimpan alasan khusus terkait keikutsertaannya di tiga turnamen Asia. Salah satunya untuk mengamankan poin Olimpiade Tokyo.

PP PBSI telah memutuskan untuk mengirimkan wakilnya ke turnamen Asia Open I dan Asia Open II menuju BWF World Tour Finals 2020. Ketiganya akan berlangsung di Thailand, tahun depan.

Sebagai turnamen penutup akhir tahun, BWF memiliki aturannya sendiri, bahwa hanya atlet yang berada di top 8 ranking BWF yang bisa mengikuti pertandingan tersebut. Akan tetapi, banyaknya agenda turnamen yang dibatalkan akibat pandemi Corona, BWF kemudian mengumumkan rilis terbarunya.

Dalam pernyataannya, Induk organisasi bulutangkis dunia itu menyampaikan bagi atlet yang ingin bertanding di BWF World Tour diwajibkan mengikuti turnamen kualifikasi.

"Saya koreksi ya, kejuaraan yang ada, yakni Denmark Open dan dua Asia Open, itu bukan syarat menuju BWF World Tour Final (WTF). Tapi masuk dalam perhitungan poin menuju WTF 2020," kata Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto di Hotel Santik, Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (13/10/2020).

"Jadi kalau ada pemain yang tidak ikut ya tidak masalah. Misalnya (atlet A) berada di ranking 1 BWF dan memilih tak ikut, ya boleh saja, kalau dia yakin lolos."

"Cuma kalau tidak ikut ya tidak dapat poin dan ranking. Jadi kalau ranking turun dan keluar dari top 8 maka otomatis tak bisa ikut."

Sedangkan tujuan PBSI mengirimkan wakilnya ke sisa turnamen itu karena mempertimbangkan keuntungan lain. "Kami memperhitungkan ke poin-poin berikutnya. Kami butuh poin untuk mengamankan sistem seeded pemain di BWF World Tour Final," ujarnya.

"Selain itu, road to Olympic belum selesai, sementara masih ada tiga turnamen lagi tahun depan dan akan menjadi rebutan. Nah, agar aman kami perlu seeded. Dengan begitu, pemain kami tidak langsung berhadapan dengan unggulan, dan bisa mempertahankan poinnya. Kalau poinnya bagus, kami berharap di Olimpiade bisa masuk dalam unggulan juga," tuturnya.

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com