detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 23 Okt 2020 15:05 WIB

Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020 Batal Digelar!

Mercy Raya - detikSport
logo bwf Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020 Batal Digelar! (BWF)
Jakarta -

Setelah sempat ditunda, Badminton World Federation (BWF) akhirnya memutuskan membatalkan Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020.

Semula, Kejuaraan Dunia Junior 2020 direncanakan berlangsung di Auckland, Selandia Baru, 28 September-11 Oktober. Namun, kegiatan itu mundur ke tahun depan karena mempertimbangkan kondisi terkini pandemi virus Corona.

Tapi pandemi yang tak kunjung berakhir bahkan hampir di penghujung tahun membuat BWF bersama Badminton Selandia Baru, selaku tuan rumah, membuat penyelenggara turnamen tak punya pilihan selain membatalkan acara.

"Kami tentu saja kecewa tidak dapat menggelar Kejuaraan Dunia Junior BWF 2020, tetapi pembatasan masuk (ke dalam negara) dan kerumitan terkait dengan situasi COVID-19 membuat acara tersebut tidak mungkin dilaksanakan sesuai jadwal semula," kata Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, dalam laman BWF.

Meski begitu, Federasi Bulutangkis Selandia Baru tetap menyatakan komitmennya menjadi tuan rumah Kejuaraan Junior Dunia BWF.

Mereka pun bersedia menggelar hajatan tersebut pada 2024 sebagai pengganti edisi yang hilang. Sebab, tuan rumah untuk kejuaraan 2021, 2022 dan 2023 sudah ditetapkan dan hanya tahun tersebut yang tersedia.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Badminton New Zealand, penyelenggara turnamen, mitranya ATEED, dan pemerintah Selandia Baru, atas antusiasme dan komitmen mereka untuk menggelar Kejuaraan Junior Dunia," ucap Lund.

Dengan keputusan tersebut, maka pemain junior yang akan berusia 19 tahun pada 2021 secara otomatis kehilangan kesempatan bermain di Kejuaraan Dunia Junior.

"Kami menghargai dan hanya bisa memotivasi mereka agar terus mengembangkan bakatnya sebagai atlet bulutangkis dan mulai memasuki ajang internasional terbuka," ujarnya.

"Ini merupakan tahun yang sulit dan luar biasa selama pandemi. Tetapi kami semua juga menantikan kalender bulutangkis internasional junior yang lebih konsisten pada tahun depan dan Kejuaraan Dunia Junior berikutnya di China pada bulan Oktober 2021."

Sementara itu, Kepala Eksekutif Bulu Tangkis Selandia Baru, Joe Hitchcock, ikut merasakan kekecewaan atas pembatalan tersebut.

"Meskipun kami sangat kecewa dengan berita ini, tapi keputusan ini adalah yang tepat untuk saat ini," kata Joe.

"Kami tahu bahwa dunia sangat menantikan untuk dapat mengunjungi Selandia Baru dan menikmati acara yang benar-benar menginspirasi bersama para pemain bulu tangkis muda terbaik di planet ini. Kami juga merasakan dampak dari pembatalan ini."

(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com