Australia Terbuka 2006
Head To Head Semifinalis Putra
Kamis, 26 Jan 2006 02:45 WIB
Jakarta - Tanpa kehadiran juara bertahan Marat Safin, Roger Federer mutlak paling diunggulkan sampai ke partai puncak dibanding Nicholas Kiefer. Namun kejutan bisa saja terjadi khususnya dari non-unggulan Marcos Baghdatis yang menghadapi unggulan ke-4 David Nalbadian.Berdasarkan rekor pertemuan kedua pemain, Federer unggul jauh daripada Kiefer dengan perbandingan 7:3. Tiga kemenangan Kiefer terjadi sudah cukup lama, terakhir tahun 2002 di Halle. Sementara dua lagi yakni tahun 2000 di Indian Wells dan Moskow tahun 2001.Kedua pemain juga tiga kali bertemu di seri Grand Slam, yakni Prancis Terbuka 2004 dan Wimbledon serta Amerika Serikat Terbuka 2005 yang semuanya dimenangkan Federer.Sejak terjun pertama kali ke tenis profesional tahun 1995, Kiefer sempat masuk peringkat empat besar yakni Januari 2000 dan telah mengoleksi enam gelar tunggal dan tiga ganda. Tetapi belum sekalipun gelar Grand Slam diraihnya. Sedangkan Federer meski baru terjun ke pro tahun 1998, namun sudah 34 gelar diraih dan 6 di antaranya merupakan gelar Grand Slam. Jika Federer mendapat lawan yang sedikit berbeda kelas, tidak demikian semifinal lain antara Nalbadian dan Baghdatis. Keduanya bertemu tahun 2005 lalu dan sama-sama menang sekali. Nalbadian menang di babak pertama Prancis Terbuka, sementara Baghdatis di semifinal Basle.Nalbadian memang menjadi unggulan keempat, sementara Baghdatis non-unggulan. Namun di Ausralia Terbuka, keduanya sama-sama baru pertama kali maju ke semifinal. Dari empat kali penampilannya di Melbourne, prestasi terbaik Nalbadian ialah perempatfinal 2003-2005. Sementara Baghdatis baru tampil sekali tahun lalu dan sampai ke babak keempat.Meski bukan unggulan, prestasi Baghdatis tahun ini cukup fenomenal. Tiga unggulan menjadi korbannya yakni Radek Stepanek (unggulan 17) di babak kedua, Andy Roddick (2) di babak keempat dan Ivan Ljubicic (7) di perempatfinal. Petenis berusia 21 tahun itu juga sempat menjadi peringkat satu ATP junior, dan kini menjadi petenis asal Siprus yang pertama kali menembus peringkat 100 besar.Foto: Roger Federer mutlak paling diunggulkan maju ke final. (AFP/Torsten Blackwood). (lom/)











































