detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 04 Jan 2021 23:50 WIB

Thailand Open Jadi Pemanasan Tim Bulutangkis Indonesia

Mercy Raya - detikSport
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters 2020. Praveen/Melati ditumbangkan wakil Prancis Thom/Delphine. Tim bulutangkis Indonesia 'pemanasan' di Thailand sebelum ke kualifikasi Olimpiade 2020. (Foto: detikcom/Agung Pambudhy)
Jakarta -

Tim bulutangkis Indonesia tetap berangkat ke Thailand untuk menjalani tiga turnamen. Ajang menjadi pemanasan sebelum kualifikasi Olimpiade dimulai lagi.

Mohammad Ahsan dkk akan mengikuti tiga turnamen Leg Asia 2021 yang bakal berlangsung di Bangkok, Thailand. Mereka menumpang pesawat sewa Garuda nomor penerbangan GA 8680, skuad Merah-Putih berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Senin (4/1) siang pukul 12.30 WIB.

Datang dengan kekuatan 40 orang, tim bulutangkis Indonesia diharapkan bisa meraih hasil maksimal di turnamen pembuka 2021.

"Kami berangkat ke Thailand dengan penuh optimisme dan semangat tinggi. Meski tiga turnamen tersebut bukan sebagai ajang kualifikasi yang memperebutkan poin menuju Olimpiade Tokyo, kami tetap menganggap begitu penting kejuaraan ini," kata Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, di bandara, dalam rilis yang diterima detikSport.

Skuad Merah-Putih akan berlaga di tiga turnamen yang bakal berlangsung secara simultan di Impact Arena, Bangkok.

Diawali dua turnamen berkategori BWF Super 1000, yaitu Yonex Thailand Terbuka yang berlangsung pada 12-17 Januari dan Toyota Thailand Terbuka (19-24 Januari). Selain itu, bagi delapan pemain atau pasangan terbaik akan melanjutkan bertarung di Final BWF World Tour 2020 (27-31 Januari).

Menurut adik dari Richard Mainaky ini, setelah vakum dari pertandingan sejak Maret 2020 menyusul pandemi COVID-19, turnamen ini menjadi kesempatan terbaik bagi para pemain penghuni Pelatnas Cipayung untuk merasakan kembali atmosfer pertandingan.

Tiga turnamen di Negeri Gajah putih tersebut bakal menjadi ajang perdana bagi para pemain Merah-Putih berkompetisi kembali di level internasional.

"Memang tidak mudah harus bertanding kembali di tengah pendemi. Apalagi, sudah sembilan bulan para pemain juga tidak pernah bertanding. Tetapi, ini harus dihadapi. Kita harus bisa beradaptasi dengan normal baru, karena tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir," sebut Rionny.

Untuk itu, Rionny berpesan kepada para pemain agar benar-benar menjaga protokol kesehatan selama di Bangkok. Semua itu dilakukan agar pemain bisa bertanding dengan maksimal dan tetap sehat, serta tidak tertular oleh virus COVID-19.

Hal serupa diungkapkan manajer tim Aryono Miranat. Menurutnya, tim Merah-Putih sudah siap tempur di Thailand.

"Ini sekaligus pemanasan bagi pemain untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya. Semoga saja hasilnya juga maksimal dan ada gelar juara yang bisa diraih," ujar Aryono, yang juga asisten pelatih ganda putra.



Simak Video "Greysia Polii Pemain Pertama yang Raih 4 Gelar Juara Thailand Open"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com