detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 13 Jan 2021 20:15 WIB

Tunggal Putri Habis di Thailand Open 2021, Begini Respons PBSI

Mercy Raya - detikSport
Gregoria Mariska Tunjung Tunggal putri Indonesia sudah habis di Thailand Open. (Foto: Dok. PBSI)
Jakarta -

Tunggal putri sudah habis di babak awal Thailand Open 2021. PP PBSI pun memberi respons lewat Kabidbinpres, Rionny Mainaky.

Dua tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska dan Ruselli Hartawan, kembali kandas di babak-babak awal turnamen internasional. Kali ini pada pertandingan perdana Yonex Thailand Open yang dimulai sejak, Selasa (12/1/2021).

Gregoria dikalahkan tunggal Korea Selatan, Sung Ji Hyun, dalam laga tiga gim. Padahal ia sempat mencuri kemenangan lebih dulu di game pertama. Tapi kemudian bertekuk lutut dengan skor 21-15, 15-21, 14-21.

Ruselli yang diharapkan bisa tampil lebih baik juga mendapatkan hasil serupa. Ia kalah dihabisi wakil tuan rumah, Supanida Katethong, straight game 14-21, 16-21 dalam tempo 39 menit.

Baik Gregoria dan Ruselli sebenarnya diharapkan bisa tampil lebih baik di ajang BWF World Tour 1000. Selain, ajang ini merupakan turnamen pertama sejak berhenti sembilan bulan lalu.

Lawan-lawan yang dihadapi merupakan pemain yang pernah dikalahkan. Terlebih, Ruselli yang bisa dikatakan peringkatnya lebih baik dari lawannya. Ruselli peringkat 35 dunia, sementara lawannya berada di posisi 46.

Kekalahan dua pemain tunggal putri ini lantas dikomentari oleh Kabidbinpres PBSI, Rionny Mainaky. Terutama kasus Ruselli yang diklaimnya memang tidak dalam kondisi siap bertanding.

"Untuk Ruselli, hari ini kondisinya tidak bagus. Langkah kakinya berat, sehingga tidak yakin bermain reli. Ketika dia ingin memperlambat tempo permainan, buangan bolanya kurang ke belakang," kata Rionny dalam rilis PBSI.

Meskipun menyesalkan dua pemainnya akhirnya kalah. Eks pelatih tunggal putri ini tak ingin berlarut-larut dalam kekecewaan.

Adik dari Richard Mainaky ini berupaya agar atletnya bisa memperbaiki diri di turnamen berikutnya, Toyota Thailand Open yang berlangsung 19-24 Januari 2021.

"Setelah keduanya (Gregoria dan Ruselli) tersisih di pertandingan pertama, saya terus memompakan semangat agar keduanya jangan sampai kalah lagi pada turnamen kedua," dia mengungkapkan.

"Kekalahan itu harus menjadi cambuk untuk bangkit. Saya ingin mereka bermain lebih lepas dan lebih menekan sejak awal," kata Rionny lagi.



Simak Video "Greysia Polii Pemain Pertama yang Raih 4 Gelar Juara Thailand Open"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com