detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 31 Jan 2021 19:35 WIB

Gagal Juara BWF World Tour Finals, Hendra/Ahsan Pantang Kecewa

Mercy Raya - detikSport
CHOFU, JAPAN - JULY 28: Mohammad Ahsan and Hendra Setiawan of Indonesia compete in the Mens Doubles Final match against Marcus Fernaldi Gideon and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesia on day six of the Daihatsu Yonex Japan Open Badminton Championships, Tokyo 2020 Olympic Games test event at Musashino Forest Sport Plaza on July 28, 2019 in Chofu, Tokyo, Japan. (Photo by Matt Roberts/Getty Images) Hendra/Ahsan menjadikan kegagalan di BWF Tour Finals 2021 sebagai motivasi lebih sukses lagi di masa depan. (Foto: Getty Images/Matt Roberts)
Jakarta -

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal mempertahankan gelar juara BWF World Tour Finals. Kegagalan itu jadi pelecut untuk lebih baik di masa depan.

Hendra/Ahsan tumbang di final BWF World Tour Finals 2020 setelah duel dua gim melawan pasangan Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin. Mereka menyerah dalam laga 37 menit dengan skor 17-21, 21-23.

Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi pasangan gaek ini dalam dua pekan berturut-turut, sekaligus keempat dalam 10 kali pertemuan mereka. Pertemuan terakhir tersaji di Toyota Thailand Open, Hendra/Ahsan juga takluk dari pasangan berperingkat tujuh dunia itu. Skornya 14-21, 22-20, 21-12.

Ahsan mengaku kekalahan itu karena lawan memang lebih baik. "Bagi saya, saya tidak kecewa karena kami sudah mencoba yang terbaik," ujarnya mengutip BWF.

"Pasangan Taipei sangat kuat, mereka percaya diri. Saya ingin mengucapkan selamat kepada mereka. Dalam permainan tadi kami berada di bawah tekanan. Sementara itu, mereka mengambil inisiatif untuk melakukan serangan dan kami dipaksa untuk melakukan banyak pertahanan dan drive," kata Ahsan menjelaskan jalannya pertandingan.

"Kami bahkan sempat terpesona oleh gaya permainan mereka. Tidak ada perbedaan (dari permainan sebelumnya) karena mereka menang secara konsisten."

Selain itu, Ahsan juga menilai pasangan Taiwan tersebut lebih energik dan percaya diri, setelah memenangkan dua turnamen sebelumnya.

"Saya pikir kepercayaan diri mereka sangat tinggi di final ini. Mereka adalah lawan yang sangat baik dan juga teman yang sangat baik," Ahsan mengungkapkan.

Hal serupa diungkapkan Hendra. Menurutnya, Lee Yang/Wang Chi-Lin tampil dengan sangat baik. "Jujur saja, kami (awalnya) ingin melakukan serangan lebih dulu tetapi strategi kami tidak berhasil. Mereka (Lee/Wang) mengantisipasi dan tampil dengan sangat baik," kata juara All England 2019 ini.

"Menurut saya, untuk memenangkan turnamen berturut-turut menuntut tingkat kebugaran yang sangat tinggi. Apalagi saat bermain sampai final sangat melelahkan. Jika stamina dan kondisi fisik kita bagus, seharusnya tidak ada masalah. Mereka adalah pasangan yang sangat bagus, terutama hari ini dalam segala hal yang melawan kami," Hendra menjelaskan.

"Ini akan menjadi pelajaran yang baik bagi kami. Kami akan mengevaluasi ketika kami pulang dan mudah-mudahan kami akan menjadi lebih baik di masa depan," imbuhnya.



Simak Video "Hendra/Ahsan Gagal Pertahankan Gelar BWF World Tour Finals"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com