Penyesalan Henin-Hardenne
Selasa, 21 Feb 2006 00:01 WIB
Jakarta - Rasa menyesal masih tersisa di diri Justine Henin-Hardenne setelah mengundurkan diri dari final Australia Terbuka 2006 Januari silam. Menurutnya turun di partai puncak merupakan kesalahan terbesarnya. Seperti diketahui Henin-Hardenne terpaksa mengundurkan diri dari laga final Australia Terbuka 2006 bulan lalu setelah mengalami gangguan kesehatan. Praktis dengan mundurnya petenis Belgia tersebut, Amelie Mauresmo sebagai finalis lainnya menjadi juara grand slam pertama tahun ini.Hal ini menjadi kekecewaan tersendiri bagi Henin-Hardenne. Namun yang paling membuatnya menyesal adalah ketika ia memutuskan untuk tetap bertanding dengan menyembunyikan gangguan kesehatan yang dialaminya."Sekarang saya bisa berpikir mengenai apa yang terjadi di Melbourne, saya memiliki perasaan saya seharusnya tidak turun bertanding di lapangan karena hal itu bisa membahayakan saya," sesalnya seperti dilansir Reuters, Selasa (21/2/2006).Adalah gangguan perut yang membuat Henin-Hardenne undur diri dari partai final tersebut. Padahal masalah yang dialaminya itu sudah muncul sejak malam sebelum partai puncak digelar. Sayangnya Henin-Hardenne keukeuh untuk terus menyembunyikan sakitnya tersebut yang berujung penyesalan di saat ini."Saya kesal dengan diriku sendiri karena tidak memanggil siapa pun malam sebelum pertandingan. Perut saya terasa sangat sakit dan saya sungguh menyesal karena seharusnya saya memanggil dokter," ujarnya lagi.Tapi, nasi telah menjadi bubur. Henin-Hardenne hanya bisa mengambil pelajaran dari apa yang ia pernah alami itu. Dan rencananya, turnamen tenis di Dubai menjadi ajang kembalinya sekaligus membuktikan bahwa pelajaran dari pengalaman yang diambilnya cukup manjur untuk terus maju ke depan.Foto: Justine Henin-Hardenne menyesali keputusannya tetap turun di final Australia Terbuka 2006 dengan kondisi cedera (AFP/Greg Wood). (ian/)











































