Gloria Widjaja Termotivasi Kelolosan Praveen/Melati ke Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Rabu, 24 Feb 2021 20:50 WIB
Ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tumbang di babak pertama Indonesia Masters 2020. Mereka kalah dari pasangan China.
Gloria Widjaja Termotivasi Kelolosan Praveen/Melati ke Olimpiade (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta -

Pemain ganda campuran Gloria Emanuelle Widjaja termotivasi dengan kelolosan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ke Olimpiade Tokyo. Dia berharap segera menyusul.

Di sektor ganda campuran, Praveen/Melati relatif aman bertengger di posisi empat kualifikasi Olimpiade. Sementara, Gloria bersama Hafiz Faizal masih harus banyak berjuang untuk mengamankan peringkatnya.

Sebenarnya Hafiz/Gloria saat ini berada di peringkat delapan dengan perolehan sementara 60.851 poin. Tapi mereka masih berpotensi tergeser mengingat selisih dengan peringkat sembilan, Tan Chun Man/Tse Ying Suet tipis. Pasangan Hong Kong itu mengemas 60.566 poin sementara.

Pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky, memiliki harapan bisa meloloskan dua wakil dari sektornya. Mesrepons itu, Gloria mengaku tak terbebani sama sekali. Sebaliknya, sudah lolosnya satu wakil ganda campuran melecutnya meraih sukses yang sama.

"Tertekan sih tidak, justru senang sudah amankan satu posisi. Tinggal kami nih. Setidaknya beban pelatih juga tak berat, fokusnya tinggal ke saya dan Hafiz," kata Gloria dalam bincang-bincang dengan pewarta, Rabu (24/2/2021) melalui Zoom.

"Intinya jadi motivasi, memperingin, kapan nih bisa lolosnya (ke Olimpiade)," dia menambahkan.

Lantaran motivasi yang tinggi itu pula, Gloria tak ingin membuang kesempatan tampil di turnamen-turnamen yang menawarkan poin Olimpiade. Seperti Swiss Open, 2-7 Maret di Basel, ia mematok target juara.

"Sebenarnya kalau dari pelatih, baik pelatih Richard (Mainaky) dan coach Nova (Widianto), enggak ngomong ke saya dan Hafiz harus juara. Tapi dengan diikutsertakan ini (Swiss Open) jadi tahu tanggung jawabnya apa. Jadi pelatih enggak bilang, 'kamu harus juara ya'. Tapi mereka menyerahkan kepada kami. Target kami kasih yang terbaik, syukur-syukur juara," ucap Gloria.

BWF sebelumnya telah memperpanjang jadwal kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo hingga 16 Juni dari semula hanya sampai Mei 2021. Keputusan diambil sehubungan dengan adanya penundaan sejumlah turnamen 2021 yang menawarkan poin Olimpiade.



Simak Video "Kecaman China Atas Keputusan AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)