detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 19 Mar 2021 13:40 WIB

All England 2021: Tim Indonesia Didepak, PB Djarum Komentar Begini

Dian Utoro Aji - detikSport
BIRMINGHAM, ENGLAND - MARCH 10: A shuttlecock is seen on the court in between games during Day 6 of the Yonex All England Badminton Open at NIA Arena on March 10, 2013 in Birmingham, England. (Photo by Ben Hoskins/Getty Images) All England 2021: Tim Indonesia Didepak, PB Djarum Komentar Begini. Foto: Ben Hoskins/Getty Images
Kudus -

Tim bulutangkis Indonesia didepak dari All England 2021, terkait virus Corona. PB Djarum Kudus menyayangkan dan sangat kecewa atas kejadian tersebut.

Hal tersebut pun seperti dituliskan di akun resmi instagram pbdjarumofficial. "Kami sangat kecewa, seluruh atlet Indonesia dilarang bertanding di ajang All England 2021!. Segala persiapan dan penantian telah dijalani tapi berakhir dengan kecewaan."

"Banyak hal yang menjadi pertanyaan dan membingungkan. Semoga segera mendapatkan penjelasan dan keadilan," tulisnya seperti dilihat detikcom, Jumat (19/3/2021).

Unggahan itu turut menyertakan gambar tangkapan layar (screenshot) berupa foto chat dengan salah satu atlet PB Djarum, Melati Daeva. Pada tulisan itu Melati mengaku sangat sedih dan kecewa sampai-sampai berharap mimpi buruk tim Indonesia di All England 2021 hanyalah prank belaka.

PB Djarum sendiri memiliki empat atlet yang masuk tim bulutangkis Indonesia untuk All England 2021. Mereka adalah Kevin Sanjaya, Mohammad Ahsan, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti.

Dihubungi terpisah, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan belum mengetahui detail masalah yang menimpa tim Indonesia di All England 2021.

"Untuk kejadian di sana saya tidak tahu detailnya All England. Iya (menyayangkan), karena ada atlet dari kita. Tapi mereka sudah dimanage oleh PBSI," ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin saat dihubungi detikcom lewat pesan singkat, Jumat (19/3/2021).

Di All England 2021, Tim bulutangkis Indonesia beranggotakan 24 orang pemain dan ofisial dengan berbekal persiapan maksimal di lapangan, hasil tes PCR negatif, dan dua kali vaksin COVID-19. Setibanya di Inggris, hasil tes COVID-19 pun negatif.

Namun, kabar buruk kemudian tiba: seluruh wakil Indonesia diharuskan mundur dari All England 2021. National Health Service (NHS), garda terdepan kesehatan Inggris, mengabarkan bahwa kontingen Indonesia harus menjalani isolasi selama 10 hari lantran dalam penerbangan mereka ke Inggris, ada penumpang yang terkena COVID-19. Artinya, wakil Merah Putih tak lagi bisa main.

Simak video 'Opsi Dubes RI untuk Inggris, Hentikan Sementara All England':

[Gambas:Video 20detik]



(krs/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com