Cerita Hafiz Faizal di Ramadan Pertama dengan Status Suami

Mercy Raya - Sport
Selasa, 13 Apr 2021 16:15 WIB
Ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tumbang di babak pertama Indonesia Masters 2020. Mereka kalah dari pasangan China.
Hafiz Faizal menjalani Ramadan pertama dengan status suami. (Foto: detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pebulutangkis Hafiz Faizal membagikan kisahnya menjalani Ramadan pertama bersama sang istri. Ayam pindang masakan ibu menjadi menu sahur perdana dua sejoli ini.

Hafiz melepas masa lajangnya pada 12 Desember lalu. Ia menikahi kekasihnya Tri Arisna di Jepara, Jawa Tengah.

Empat bulan membina rumah tangga, Hafiz akhirnya merasakan sahur bersama sang istri. Hari ini, Selasa (13/4), umat muslim menjalani ibadah puasa 1442 H. Ia pun merasakan perbedaan yang menyenangkan.

"Ada perbedaan karena sekarang ada yang menemani (istri) jadi lebih ramai. Selain itu, jadi lebih punya tanggung jawab juga sekarang," kata Hafiz kepada detikSport, Selasa (13/4/2021).

Ganda campuran ranking sembilan dunia itu bilang tak ada menu khusus yang ia minta kepada Tri di sahur pertamanya. Mereka malah menyantap masakan sang ibu yaitu ayam pindang.

"Enggak ada (menu khusus). Paling makan bareng bersama keluarga saja. Kayak semalam saya sahur pakai ayam pindang masakan ibu," ujar Hafiz.

"Saya masih tinggal bersama keluarga. Jadi memang momen-momen berkumpul ini yang justru paling dikangeni. Apalagi pas buka dan sahur jadinya kumpul-kumpul (keluarga) lengkap. Lebih banyak sama-samanya," dia menuturkan.

Selain sudah ada pendamping, faktanya Ramadhan tahun ini juga relatif dobel tantangannya buat Hafiz. Bersama Gloria Emanuelle Widjaja, ia harus mempersiapkan diri menjalani turnamen India Open pada 11-16 mendatang.

"Memasuki puasa ini latihannya tetap normal, jamnya juga sama, paling kalau latihan sedikit santai baru puasa. Artinya, tetap puasa tapi lihat kondisi juga. Jadi lebih menyesuaikan saja," katanya.

Atlet berusia 26 tahun ini melanjutkan, jika ingin puasa biasanya ia mengatur waktu untuk sahurnya mendekati imsak dan kalau buka akan dia upayakan dilakukan di rumah. Sementara untuk makanan tidak ada pantangan sama sekali.

"Kalau memang tidak bisa puasa ya palling bayar fidia. Misalnya kita makan berapa nanti sehari itu kita berikan kepada orang lain," ujarnya.

Hafiz lantas berharap Ramadhan tahun ini berkahnya bisa berlimpah dan harapannya terkabulkan. "Doanya diberikan momongan dan keluarga sehat-sehata semua. Semoga juga saya bisa lolos Olimpiade dan mendapatkan medali," ucap Hafiz yang kini berada di peringkat delapan Road to Tokyo ini.



Simak Video "Leani Ratri Oktila Atlet Peraih Medali Emas Paralimpiade Ingin Bangun GOR Pribadi"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)