Carolina Marin Cedera dan Batal ke Olimpiade, Pemain India Kirim Doa

Mercy Raya - Sport
Kamis, 03 Jun 2021 19:20 WIB
JAKARTA, INDONESIA - JULY 17: Pusarla V. Sindhu of India competes against Aya Ohori of Japan on day two of the Bli Bli Indonesia Open at Istora Gelora Bung Karno on July 17, 2019 in Jakarta, Indonesia. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)
Pusarla V Sindhu mengirim doa untuk Carolina Marin. (Foto: Robertus Pudyanto/Getty Images)
Jakarta -

Tunggal putri India, Pusarla V. Sindhu, berharap Carolina Marin bisa secepatnya pulih dari cedera. Pemain asal Spanyol itu mundur dari Olimpiade 2020 Tokyo.

Marin seharusnya tampil di Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Dia menempati peringkat empat ranking race to Tokyo nomor tunggal putri.

Tapi, kurang dari dua bulan jelang multievent empat tahunan itu, pebulutangkis berusia 27 tahun itu, menyampaikan mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament dan meniskus di lutut kirinya. Alhasil, ia pun terpaksa harus segera naik menja operasi dan pemulihan.

Shindu, yang merupakan rivalnya saat di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, turut merasakan kesedihan atas apa yang terjadi oleh rekannya tersebut.

"Saya sangat sedih mendengar tentang cedera yang dia (Carolina Marin) alami. Saya berharap Marin bisa segera pulih dan kembali lagi kuat," kata Sindhu menukil Olympics. com.

Bagaimanapun, atlet bulutangkis berusia 25 tahun itu, tak bisa melupakan momen keduanya bertanding ketika memperebutkan medali emas di final Olimpiade Rio empat tahun lalu.

Saat itu, Marin sukses mengalahkannya dengan skor 19-21, 21-12, 21-15. Sukses itu menjadikan Marin sebagai pemain non-Asia pertama yang berhasil meraih medali emas Olimpiade dari nomor tunggal putri.

"Saya ingat akhir Olimpiade terakhir ketika kami bermain di final. Itu adalah pertandingan yang kompetitif dan saya sangat sedih tidak bisa mengulang itu lagi. Saya akan merindukan melihat dia di lapangan," ujarnya.

"Saya akan merindukannya di Olimpiade nanti dan saya harap kita bisa bersaing lagi di kesempatan lain. Jadi cepatlah kembali dan segera pulih," Sindhu mengharapkan.

Sindhu saat ini menempati peringkat tujuh kualifikasi Olimpiade. Ia sudah dipastikan lolos setelah Badminton World Federation (BWF) memastikan tidak ada perubahan jendela kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Baik itu penambahan, pengurangan, maupun penyesuaian jumlah turnamen. BWF juga mengonfirmasi akan segera mengirimkan undangan kepada atlet-atlet yang lolos kualifikasi.

Simak juga video 'Daftar Sementara Atlet RI yang Bakal Berjuang di Olimpiade Tokyo':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/cas)