Tanpa Uji Coba ke Olimpiade, Bagaimana Nih Kevin/Marcus?

Mercy Raya - Sport
Selasa, 29 Jun 2021 20:35 WIB
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi
Satu Tantangan Berat Kevin/Marcus Menuju Olimpiade (dok PBSI)
Jakarta -

Satu tantangan berat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi menuju Olimpiade Tokyo adalah tidak ada partai uji coba. Namun, keduanya tetap pede.

Tak seperti Olimpiade biasanya, pebulutangkis Indonesia dihadapkan pada situasi dan kondisi yang di luar perkiraan. Pandemi COVID-19 yang tak kunjung berakhir membuat sejumlah atlet buta kekuatan.

Terlebih Kevin/Marcus yang sama sekali tanpa mengikuti turnamen pemanasan. Mereka terakhir kali bertanding di All England 2020 dengan menjadi runner up usai dikalahkan wakil Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 18-21, 21-12, 19-21.

Sementara di tahun ini, Kevin/Marcus nyaris sama sekali tanpa uji coba. Sempat dipersiapkan menuju Asian Leg di Thailand Januari lalu, tapi nasib berkata lain. Kevin dikabarkan positif COVID-19 sehingga tak mungkin untuk mengejar persiapan.

Kevin/Marcus kemudian debut di All England 2021 setelah terakhir kali berlaga tahun lalu. Lagi-lagi keberuntungan tak berpihak pada mereka. Tim Indonesia dipaksa walkover oleh Badminton World Federation (BWF) setelah kedapatan berada di pesawat yang sama dengan seseorang yang positif virus Corona.

Kevin/Marcus yang sempat menang di babak pertama, kembali batal bertanding di turnamen super 1000 tersebut. Mereka juga gagal bertanding di Malaysia Open dan Singapore Open yang menjadi dua turnamen pemanasan terakhir sebelum Olimpiade Tokyo. Namun, dua turnamen itu dibatalkan karena kasus COVID-19 di kedua negara tersebut yang meningkat.

Meskipun begitu, kondisi tersebut tak membuat motivasi Kevin/Marcus surut. Mereka optimistis dengan latihan yang dimatangkan di Pelatnas PBSI, Cipayung.

"Ya harus siap. Ada pertandingan sebelumnya atau tidak sama saja lah. Kita juga di sini latihan sudah seperti pertandingan. Lawannya seimbang dan bagus-bagus kelasnya top dunia," kata Marcus Fernaldi Gideon dalam keterangan tertulisnya.

Meskipun begitu, Marcus tak menepis, jika persaingan di sektor ganda putra bakal lebih ketat dan berat. Apalagi melihat kondisi COVID-19 saat ini.

"Seperti ini kan jadinya banyak mengganggu pikiran. Turnamennya besar dan kami harus menjaga biar tidak kena. Kami juga tidak tahu kena atau enggaknya. Ya harus banyak berdoa biar dikasih keberuntungan," ujarnya.

Kevin Sanjaya mengungkapkan hal serupa. Kendati begitu, apa yang dialaminya dengan Marcus sejatinya nyaris sama dengan yang dihadapi para pebulutangkis dunia menuju Olimpiade.

"Peta kekuatan sekarang kami tidak tahu. Kami sudah lama tidak bertanding. Kami juga tidak tahu lawan berkembang seperti apa, jadi sebelumnya semua 50-50. Sama-sama tidak tahu kekuatan masing-masing," Kevin menimpali.

Simak video 'Konsumsi-Jualan Minuman Beralkohol di Venue Olimpiade Tokyo Dilarang!':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/aff)