Ini Kesan Marcus Gideon terhadap Wisma Atlet Olimpiade Tokyo 2020

Mercy Raya - Sport
Selasa, 20 Jul 2021 13:15 WIB
Marcus Gideon, Olimpiade Tokyo
Ini Kesan Marcus Gideon terhadap Wisma Atlet Olimpiade Tokyo 2020. Foto: dok. PBSI
Jakarta -

Marcus Fernaldi Gideon, salah satu atlet bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, terkesan dengan atmosfer perkampungan atlet Olimpiade.

Tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di ajang Olimpiade Tokyo 2020 telah bergabung dengan kontingen Merah-Putih lain di Perkampungan atlet sejak Senin (19/7). Kevin Sanjaya dkk disambut langsung Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P Roeslani.

Di wisma, seluruh kontingen Indonesia ditempatkan dalam satu lantai. Tepatnya di Lantai 16 Tower lima, tak terkecuali Marcus yang akan berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda putra.

"Kesan pertama saya ya, lumayan nyaman-lah di sini. Pengalaman pertama juga saya tinggal di dalam Athletes Village," kata Marcus Fernaldi Gideon dalam keterangan tertulis Selasa (20/7).

"Bentuk ruangannya seperti apartemen. Satu apartemen diisi delapan orang dan satu kamar diisi berdua. Di luar toiletnya ada dua," Marcus menjelaskan kondisi ruang kamarnya.

Marcus, yang bersama Kevin merupakan ganda putra nomor satu dunia, juga menceritakan suasana di perkampungan atlet Olimpiade Tokyo 2020 yang sudah mulai dipadati kontingen negara peserta.

"Karena Olimpiade tinggal beberapa hari lagi, suasana di sini sudah ramai dengan para kontingen. Cukup seru tapi harus tetap jaga protokol kesehatan dengan ketat. Menjaga jarak, terutama ketika sedang makan," ucap pemain nomor 1 dunia itu.

"Feel-nya berbeda pastinya, rasa Olimpiadenya sudah sangat terasa," dia mengungkapkan.

Tim bulutangkis Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 hari ini dijadwalkan menggelar latihan perdana di Mushashino Forest Sport Plaza pada pukul 15.00 waktu lokal. Latihan ini merupakan yang pertama sejak kedatangan mereka di wisma atlet. Sebelumnya, mereka menjalani latihan terpusat di Prefektur Kumamoto, Jepang, selama 10 hari.

(mcy/krs)