Tumbang di 8 Besar Olimpiade Tokyo 2020, The Minions Akui Main Buruk

Muhammad Robbani - Sport
Kamis, 29 Jul 2021 14:01 WIB
Indonesias Marcus Fernaldi Gideon (L) hits a shot next to Indonesias Kevin Sanjaya Sukamuljo in their mens doubles badminton group stage match against Indias Chirag Shetty and Indias Satwiksairaj Rankireddy during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 26, 2021. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP)
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengakui bermain buruk di pertandingan 8 besar Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: AFP/Alexander Nemenov)
Jakarta -

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon terhenti di babak 8 besar Olimpiade Tokyo 2020. The Minions mengaku memang bermain buruk.

Di Musashino Forest Sport Plaza, Kamis (29/7/2021) pagi WIB, Kevin/Marcus tumbang dari pasangan Malaysia, Malaysia Aaron Chia/Soh Woii. Minions kalah dua gim langsung, 14-21 dan 17-21.

Kekalahan ini terasa mengecewakan karena status Marcus/Kevin sebagai unggulan pertama Indonesia untuk meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.

Terlebih Aaron/Soh adalah lawan yang kerap berhasil diatasi Marcus/Kevin dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya. Total Marcus/Kevin berhasil mencatat tujuh kemenangan atas wakil Malaysia itu.

Kevin merasa persiapannya untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 sudah matang dan maksimal. Pemanasan jelang pertandingan, juga sudah dilakukan lebih awal dibanding saat mereka menghadapi babak penyisihan.

"Kami bermain buruk dan hasilnya seperti ini. Mau apa lagi," ucap Kevin dalam rilis Komite Olimpiade Indonesia.

Tekanan untuk merebut medali disebut Marcus menjadi beban berat untuk bisa menampilkan kemampuan terbaik.

"Faktor tekanan ke kami banyak, diharapkan menang atau membawa pulang medali. Tapi, sebenarnya semua pemain yang tampil di Olimpiade ini kan (kemampuannya) seimbang dan kita semua tidak ada yang tahu seperti
apa," kata Marcus.

"Permainan kami memang di bawah tekanan, kami juga sangat ingin menang. Sementara lawan bermain nothing to lose dan permainan mereka memang lebih baik dari kami," kata dia menambahkan.



Simak Video "Sekelompok Kecil Aksi Protes Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/mrp)