Hasil Bulutangkis Olimpiade: Greysia/Apriyani ke Final Ganda Putri

Lucas Aditya - Sport
Sabtu, 31 Jul 2021 09:10 WIB
Indonesias Greysia Polii (C) watches as Indonesias Apriyani Rahayu hits a shot in their womens doubles badminton group stage match against Malaysias Lee Meng Yean and Malaysias Chow Mei Kuan during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 24, 2021. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP)
Hasil Bulutangkis Olimpiade 2020: Greysia Polii/ Apriyani Rahayu. (Foto: AFP/Alexander Nemenov)
Jakarta -

Greysia Polii/Apriyani Rahayu ke final nomor ganda putri cabor bulutangkis Olimpiade 2020. Mereka mengalahkan Lee Sohee/Shin Seungchan 21-19 dan 21-17.

Di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021) pagi WIB, Sohee/Seungchan langsung menekan di awal gim pertama. Pasangan Korsel itu mendapat 2 poin beruntun. Sebuah pukulan keras Greysia menghentikan poin Sohee/Seungchan.

Greysia/Apriyani tertinggal saat interval. Smash dari Seungchan ke arah Apriyani tak bisa diantisipasi, skor 8-11.

Greysia/Apriyani mengejar usai interval, mereka meraih 3 poin beruntun. Netting terukur dari Apriyani membuat kedudukan menjadi imbang, 11-11.

Untuk pertama kalinya di gim pertama, Greysia/Apriyani unggul. Penempatan jitu dari Greysia gagal diantisipasi. Ganda Indonesia meraih 5 poin beruntun, pukulan Seungchan menyangkut net. Kedudukan 13-11.

Jalannya gim pertama berjalan ketat. Pukulan Apriyani yang menyangkut net membuat kedudukan 14-14. Dua kesalahan Greysia/Apriyani membuahkan poin beruntun untuk Sohee/Seungchan. Tapi, Greysia/Apriyani bisa membalas hingga berbalik unggul 16-15.

Permainan depan net bagus dari Apriyani melebarkan jarak. Pukulannya gagal diantisipasi Sohee/Seungchan, Greysia/Apriyani unggul 17-15.

Pertarungan gim pertama berjalan sengit, kejar-mengejar poin Greysia/Apriyani dengan Sohee/Seungchan sampai skor 19-19. Smash Sohee/Seungchan menyangkut di net, lalu pukulan Apriyani yang gagal diantisipasi Seungchan memastikan kemenangan pasangan Indonesia di gim pertama 21-19 dalam durasi 37 menit.

Gim kedua dimulai, kembali berjalan ketat. Greysia/Apriyani dan Sohee/Seungchan susul-menyusul poin 5-5. Usai itu, Sohee/Seungchan meraih poin beruntun. Pengembalian Apriyani, yang keluar, membuat kedudukan menjadi 5-7.

Kesalahan servis, Sohee/Seungchan membuahkan poin untuk Greysia/Apriyani. Tapi, antisipasi smash Apriyani yang melebar kembali membuat jarak melebar 6-8. Margin dua poin untuk keunggulan Sohee/Seungchan terjaga saat interval. Skornya 11-9.

Sama seperti gim pertama, Greysia/Apriyani langsung meraih dua poin. Skor menjadi 11-11.

Greysia/Apriyani berbalik unggul 13-12! Smash pasangan Korsel yang menyangkut net penyebabnya. Sesaat kemudian, smash Sohee kembali membuat kedudukan 13-13.

Penempatan shuttlecock jitu Apriyani tak bisa diantisipasi Sohee/Seungchan. Ganda Indonesia unggul lagi 14-13.

Laga ketat! Kejar-kejaran poin Greysia/Apriyani dengan Sohee/Seungchan sampai skor 16-16. Greysia/Apriyani tak terkejar lagi setelah itu.

Kemenangan Greysa/Apriyani ditentukan dengan sambaran antisipasi servis Sohee/Seungchan oleh Greysia. Skornya 21-17.

Greysia/Apriyani akan melawan pemenang laga Kim So-yeong/Kong Hee-yong melawan Chen Qingchen/Jia Yifan di babak final.

Indonesia masih mempunyai dua wakil di cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020. Di nomor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting melawan tunggal Denmark, Anders Antonsen, untuk berebut tiket ke semifinal.

Sementara di ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam upaya meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Simak Video: Tanggapan Greysia Polii/Apriyani Rahayu Usai Ukir Sejarah Olimpiade

[Gambas:Video 20detik]



(cas/bay)