Olimpiade 2020: Ginting ke Semifinal, Penantian 17 Tahun Berakhir

Mohammad Resha Pratama - Sport
Sabtu, 31 Jul 2021 18:43 WIB
Indonesias Anthony Sinisuka Ginting, right, and Anders Antonsen of Denmark react after a long rally during their mens singles badminton quarterfinal match at the 2020 Summer Olympics, Saturday, July 31, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Dita Alangkara)
Anthony Ginting mengakhiri 17 tahun penantian tunggal putra Indonesia (AP/Dita Alangkara)
Tokyo -

Anthony Sinisuka Ginting pecah telur tunggal putra. Keberhasilannya melaju ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020 mengakhiri penantian 17 tahun Indonesia.

Ginting menghadapi pebulutangkis Denmark Anders Antonsen di perempatfinal, Sabtu (31/7/2021) siang WIB. Ginting tampil apik di gim pertama dan menang 21-18.

Tapi, Ginting kehilangan momentum di gim kedua sehingga kalah 15-21. Barulah di gim ketiga, Ginting bangkit untuk mendominasi Antonsen dan menang dengan skor 21-18.

Anthony Ginting pun lolos ke semifinal untuk menghadapi pemenang partai Cheng Long dan Chou Tien Chen. Bagi Ginting, kelolosan ini sekaligus menegaskan dominasinya atas Antonsen dengan empat kemenangan tanpa balas.

Lebih penting adalah Ginting mampu mengikuti jejak Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro yang sukses melaju ke semifinal bulutangkis Olimpiade.

Taufik dan Sony melaju ke semifinal pada Athena 2004 alias 17 tahun lalu. Saat itu Taufik berhasil merebut medali emas dengan mengalahkan Shon Seung-mo, di final.

Sony juga sukses mengalahkan Boonsak Ponsana untuk merebut medali perunggu. Itulah prestasi terakhir tunggal putra Indonesia di Olimpiade dan di tiga edisi terakhir, Beijing 2008, London 2012, dan Rio 2016, selalu gagal sampai 4 besar.

Pencapaian terbaik tunggal putra Indonesia setelah itu adalah Sony yang lolos ke babak 16 besar Olimpiade Beijing 2008. Kini harapan besar ada di pundak Ginting yang langsung lolos ke semifinal di Olimpiade pertamanya.

Bisakah Anthony Sinisuka Ginting melaju ke final dan merebut medali emas? Semoga!

(mrp/krs)