Drama Greysia/Apriyani di Final: Raket Lawan Penyok, Challenge Dicuekin

Afif Farhan - Sport
Senin, 02 Agu 2021 14:36 WIB
Tokyo -

Greysia/Apriyani raih emas di Olimpiade Tokyo 2020. Penuh ketegangan dan drama dari raket lawan dibikin penyok sampai challenge di akhir yang dicuekin!

Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses mengalahkan pasangan China Chen Qingchen/Jia Yifan dalam final Olimpiade Tokyo 2020 nomor ganda putri di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Senin (2/8).

Pertandingan berlangsung ketat dari awal dengan perolehan poin yang mepet-mepet. Namun Greysia/Apriyani, mampu bermain tenang dan tidak membuat kesalahan berarti.

Mereka akhirnya menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-16. Indonesia akhirnya meraih emas pertamanya di Olimpiade Tokyo 2020 ini!

Gold medalists Greysia Polii, left, and Apriyani Rahayu from Indonesia celebrate during the medals ceremony of the women's doubles gold medal match at the 2020 Summer Olympics, Monday, Aug. 2, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Markus Schreiber)Greysia/Apriyani raih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 (AP/Markus Schreiber)

Dalam laga tersebut, beberapa kali terjadi drama yang bikin pecinta bulutangkis deg-degan. Chen Qingchen/Jia Yifan yang sebenarnya diunggulkan, nyatanya mampu diredam oleh kekompakan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Greysia Polii mampu meng-cover wilayah dengan baik. Apriyani Rahayu punya pukulan smash kencang yang bikin lawan kerepotan.

Bahkan, smash dari Apriyani bikin raket lawan penyok!

Itu terjadi ketika gim kedua, smash keras Apriyani bisa diantisipasi oleh Chen, tetapi Jia juga memukul ke arah bola yang sama.

Dalam tayangan ulang, terlihat raket Jia mengenai raket Chen sampai raketnya penyok. Kembali Apriyani melepas pukulan keras dan Jia tidak sempurna mengembalikannya, karena raket yang penyok itu.

Malah di akhir gim kedua, sebenarnya terjadi challenge sebelum Indonesia memastikan kemenangan. Pukulan menyilang dari Chen melebar ke sisi kiri Apriyani Rahayu, yang kemudian Apriyani dan Greysia berteriak kencang melihat bola keluar.

Apriyani sampai tiduran di lapangan dan berteriak dengan gembira. Greysia Polii berlari-lari kecil meluapkan emosi senangnya.

CHOFU, JAPAN - AUGUST 02: Greysia Polii(left) and Apriyani Rahayu of Team Indonesia celebrate as they win against Chen Qing Chen and Jia Yi Fan of Team China during the Women's Doubles Gold Medal match on day ten of the Tokyo 2020 Olympic Games at Musashino Forest Sport Plaza on August 02, 2021 in Chofu, Tokyo, Japan. (Photo by Lintao Zhang/Getty Images)Momen Greysia melompat bahagia dan Apriyani merebahkan badan di lapangan (Getty Images/Lintao Zhang)

Di satu sisi, Chen Qingchen/Jia Yifan melakukan challenge. Wasit menerima challenge itu, tetapi Greysia dan Apriyani cuek karena sudah larut dalam kegembiraan. Wasit memutuskan bola tetap out!

CHOFU, JAPAN - AUGUST 02: Greysia Polii(left) and Apriyani Rahayu of Team Indonesia celebrate as they win against Chen Qing Chen and Jia Yi Fan of Team China during the Women's Doubles Gold Medal match on day ten of the Tokyo 2020 Olympic Games at Musashino Forest Sport Plaza on August 02, 2021 in Chofu, Tokyo, Japan. (Photo by Lintao Zhang/Getty Images)Apriyani dan Greysia sudah larut dalam kegembiraan (Getty Images/Lintao Zhang)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi ganda putri pertama yang meraih emas di Olimpiade buat Indonesia. Selamat sudah membuat sejarah dan bikin pecinta bulutangkis Tanah Air bangga!

(aff/rin)