Greysia/Apriyani Masih Tak Percaya Sudah Juara Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Selasa, 03 Agu 2021 17:15 WIB
Jakarta -

Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih tidak percaya sukses menjuarai Olimpiade Tokyo 2020. Mereka berpikiran gelar ini sama seperti turnamen series biasanya.

Greysia bersama pasangannya Apriyani Rahayu tampil impresif pada Olimpiade kali ini. Tak diunggulkan, Greysia/Apriyani malah melaju hingga final. Mereka hanya kehilangan satu gim dalam laga quarterfinal oleh wakil China, Du Yue/Li Yin Hui, kendati laga akhirnya dimenangkan pasangan yang memulai debutnya pada 2017 ini.

Di partai pamungkas, Greysia/Apriyani ditantang unggulan kedua Chen Qingchen/Jia Yifan, yang dihelat di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021).

Keduanya pun tak terbendung dan sukses memenangkan dua gim langsung, 21-19 dan 21-15 atas Qingchen/Yifan. Prestasi ini tidak hanya menjadi gelar tertinggi bagi buat Greysia/Apriyani, tapi sekaligus mencatatkan sejarah untuk Indonesia sebagai ganda putri pertama yang meraih medali emas di multiajang olahraga terakbar di dunia tersebut.

Setelah lewat hari, ternyata Greysia/Apriyani masih tidak menyangka dengan gelar yang sudah mereka raih.

"Khusus Apri jujur, ini sejujur-jujurnya, kemarin benar-benar tidak menyangka banget sih, benar-benar tidak menyangka sama sekali bakal dapatkan medali emas gitu," kata Apriyani dalam sebuah tautan video yang diterima detikSport, Selasa (3/8/2021).

"Jadi kayak masih benar enggak sih ini? Benar enggak sih ini? Masih kayak gitu. Pada akhirnya tidak bisa berkata-kata," lanjutnya.

Hal serupa diungkapkan Greysia Polii. Atlet yang akan genap berusia 33 tahun pada 11 Agustus ini, merasakan mix feeling sejak memastikan diri menjadi juara dan meraih emas Olimpiade.

"Percaya tidak percaya," Greysia menimpali.

"Jadi memang perasaan kami sungguh sangat bersyukur kepada Tuhan. Kedua, memang kami mix feeling, to be honest benar-benar sangat mix feeling karena kami tidak percaya. Ini benar tidak sih juara Olimpiade? Atau cuma juara-juara seperti series-series saja. Kayak bukan seperti Olimpiade rasanya?" ucap Greysia.

Terlepas dari perasan yang masih campur aduk, baik Greysia/Apriyani mengucapkan syukur dan terima kasih atas setiap pihak yang menghargai secara tulus atas prestasi yang mereka torehkan.

"Tapi memang itu bonus semuanya dan terima kasih buat apresiasinya. Wah ini bonus datangnya dari mana saja, bukan secara materi tapi secara hati, secara ketulusan. Dan semua kemenangan, keberhasilan kita ini adalah keberhasilan bangsa Indonesia," kata Greysia.

(mcy/cas)