Tak hanya Greysia, Apriyani-Minions Juga Pernah Ganti Raket di Final

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 04 Agu 2021 09:30 WIB
Pebulutangkis ganda Putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu mengembalikan kok ke arah ganda putri China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dalam final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021). Greysia Pollii/Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan lawannta 21-19 dan 21-15. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.
Tak cuma Greysia Polli yang pernah ganti raket di laga final (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta -

Aksi ganti raket Greysia Polii di final bulutangkis Olimpiade 2020 ramai diperbincangkan. Sebelum Greysia, sudah ada yang pernah melakukannya, termasuk Apriyani Rahayu.

Pada laga final kontra Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dua hari lalu, momen tersebut terjadi saat Greysia/Apriyani unggul 18-10 pada gim kedua.

Greysia rupanya menyadari senar raketnya putus dan bergegas lari ke tepi lapangan untuk mengambil raket yang baru dan balik ke lapangan, saat melihat keadaan memang memungkinkan.

Untungnya Apriyani mampu meng-cover lapangan dari serawangan lawan dan ketika Greysia kembali, mereka bahkan mampu memenangi reli untuk memperbesar keunggulan jadi 19-10.

Adegan tersebut jadi bumbu final yang sejatinya sudah ramai dibahas di mana-mana. Apalagi ini adalah kemenangan pertama Indonesia di final ganda putri Olimpiade.

Nah, aksi tersebut rupanya bukan yang pertama dilakukan pebulutangkis, karena seperti sudah jadi kebiasaan. Apriyani bahkan sudah melakukannya pada Spain Masters 2020.

Greysia/Apriyani kala itu tertinggal dengan skor 14-16 dari pasangan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva asal Bulgaria. Namun di tengah-tengah pertandingan, senar raket Apriyani terputus. Setelah melihat situasi aman, Apriyani langsung mengganti raket. Namun, hal ini langsung dimanfaatkan oleh lawan untuk menggempur Greysia.

Beruntung Apriyani bisa kembali ke lapangan di saat yang tepat dan dia mampu mengembalikan smash lawan. Indonesia malah mendapat angka setelah pengembalian lawan keluar lapangan sehingga skor 15-16.

Pasangan Indonesia lainnya, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon juga melakukannya pada final Jepang Terbuka 2018 kala menghadapi Li Junhui/Liu Yuchen.

Netizen saat itu terpesona dengan aksi ganti raket di tengah-tengah permainan. Saat itu pertandingan sudah memasuki gim kedua saat kedudukan 21-11, 16-12. Marcus berlari ke pinggir lapangan untuk menukar raket.



Kevin/Marcus akhirnya jadi juara setelah menang 21-11 dan 21-13. Kevin/Marcus juga pernah melakukannya di final Asian Games menghadapi Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Menurut Anda mana yang lebih mantap?

Lihat juga video 'Buah Tangan Medali Emas dari Greysia/Apriyani Jadi Kado HUT ke-76 RI':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/yna)