Erick Thohir Doakan Kerja Sama PBSI dan BNI Langgeng

Mercy Raya - Sport
Minggu, 22 Agu 2021 21:20 WIB
Hari ini vaksin tahap ke-14 kembali tiba di Indonesia. Sebanyak 8 juta bulk vaksin Sinovac mendarat di Bandara Soetta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang menerima dan melihat langsung.
Erick Thohir Doakan Kerja Sama PBSI dan BNI Langgeng. Foto: AmiriYandi/DJIKP-Kemkominfo
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi langkah BNI dalam membina cabang olahraga bulutangkis. Ia berharap kerja sama ini terus langgeng.

Hal itu disampaikan eks Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tersebut, karena cukup banyak perusahaan yang tidak bisa bertahan lama dengan cabor.

"Sesuai dengan blue print yang sudah disepakati oleh Bapak Presiden, kami BUMN bersama pihak swasta ditugasi untuk mendukung 17 cabang olahraga prioritas yang ditetapkan Bapak Menpora dan salah satunya itu bulutangkis. Itu sebabnya saya memberi BNI karena memiliki visi dan misi yang sama, yaitu membawa Indonesia secara konsisten berprestasi di internasional," kata Erick Thohir dalam rilis PBSI.

"Saya mendorong kerjasama PBSI dan BNI ini adalah kerjasama jangka panjang, kalau perlu 10 tahun. Karena mohon maaf, kadang-kadang kita itu tidak konsisten, hari ini mau, besok enggak," ujarnya.

"Tapi sekarang saya mau untuk 17 cabang olahraga ini kerjasamanya minimal lima tahun, kalau bisa sepanjang-panjangnya. Membina atlet ini perlu perjalanan panjang dan konsistensi, tidak bisa hanya sekali-kali. Jadi dengan kerjasama jangka panjang, pembinaan bisa berjalan dengan baik. Dan satu lagi, paska-pensiun para atlet bulutangkis, BNI membuka tangan secara lebar untuk mereka bisa bergabung dengan keluarga besar BNI," Erick Thohir melanjutkan.

"Terima kasih untuk PBSI yang terus konsisten, menjadikan bulutangkis ini tambang medali dari tahun 1992 sampai saat ini. Luar biasa!".

BNI sendiri telah menunjukkan komitmennya guna memgembangkan bulutangkis Indonesia. Usai mengumumkan maju sebagai sponsor utama PBSI selama empat tahun ke depan, baru-baru ini BNI juga mengucurkan bonus apresiasi untuk tim yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Tidak tanggung-tanggung, BNI memberikan uang tunai sebesar Rp 6,4 milyar ditambah Rp 1 milyar yang diperuntukkan untuk pembinaan atlet muda. BNI juga memberikan satu unit mobil ambulance yang akan digunakan sebagai kendaraan operasional klinik Pelatnas PBSI.

"Kami sangat bahagia sekali untuk Greysia/Apriyani dan Ginting yang berhasil mendapatkan medali di Olimpiade Tokyo 2020," ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar.

"BNI yang mendukung PBSI empat tahun ke depan juga berharap akan muncul prestasi-prestasi yang baru dari para atlet. Bisa menjadi juara di nasional maupun internasional. Mudah-mudahan dengan dukungan BNI, bulutangkis bisa mendapat perolehan medali lagi ke depan. Saya tahu Pak Ketua Umum PBSI bilang ada Thomas & Uber Cup, Sudirman Cup dan banyak lagi turnamen yang akan diikuti. Semoga bulutangkis Indonesia bisa lebih maju lagi," katanya.

(mcy/krs)