Ofisial Malaysia Pernah Coba Suap Taufik Hidayat, Lee Chong Wei Kaget

Tim detikcom - Sport
Rabu, 25 Agu 2021 14:20 WIB
Jakarta -

Taufik Hidayat bikin pengakuan mengejutkan pernah coba disuap oleh ofisial Malaysia, agar sengaja mengalah saat menghadapi Lee Chong Wei. Mendengar itu, Lee Chong Wei pun kaget.

Kedua nama tersebut adalah sosok-sosok yang pernah saling bersaing di jajaran teratas pebulutangkis teratas dunia. Taufik dan Lee Chong Wei pun tercatat sudah lebih dari 20 kali berhadapan di arena bulutangkis.

Salah satunya adalah ketika keduanya berhadapan di semifinal Asian Games Doha 2006. Saat itu Taufik jadi unggulan ketujuh, di bawah Lee Chong Wei yang jadi unggulan kedua.

Nah, jelang pertandingan tersebut Taufik Hidayat rupanya sempat dapat pengalaman tidak enak. Dalam wawancara di TransTV, ia mengungkap didatangi seorang ofisial dari Asosiasi Bulutangkis Malaysia yang menawarkan uang suap.

Disebut Taufik, ofisial tersebut menawarkan uang suap dua kali lipat dari bonus pemerintah Indonesia agar bersedia kalah dari Lee Chong Wei. Taufik Hidayat bukan cuma menolak, ia pun berang dengan usaha suap tersebut.

Saat itu pemerintah Indonesia menawarkan bonus sekitar Rp 225 juta rupiah jika Taufik Hidayat pulang membawa emas. Hal itu pun nyatanya ia wujudkan. Setelah menang 21-16, 21-18 atas Lee Chong Wei, Taufik menang 21-15, 22-20 atas Lin Dan di final.

DOHA, QATAR - DECEMBER 09:  Taufik Hidayat of Indonesia celebrates winning the gold medal  in the Men's Badminton Singles Final during the 15th Asian Games Doha 2006 at the Aspire hall, December 9, 2006 in Doha, Qatar.  (Photo by Paula Bronstein/Getty Images for DAGOC)Taufik Hidayat dan medali emas bulutangkis Asian Games 2006. Foto: Getty Images for DAGOC/Paula Bronstein

Pengakuan Taufik Hidayat itu kemudian sampai ke telinga Lee Chong Wei, yang ikut terperanjat mendengarnya. Apalagi ia mengaku berkawan baik dengan Taufik.

"Jujur, saya tak tahu soal ini. Saya kaget saat orang-orang menghubungi saya hari ini," katanya kepada Timesport yang dikutip NST.

"Taufik adalah kawan baik saya, jadi saya pun langsung menghubunginya. Ia menceritakan kejadiannya. Untungnya buat orang seperti saya dan Taufik, kehormatan negara selau jadi yang utama."

"Saya tahu siapa pelakunya, tapi kejadiannya sudah lama. Saya percaya kita harus melihat ke depan. Saya tak mau mempermalukan siapa-siapa," ujar Lee Chong Wei, yang seperti Taufik mengaku juga pernah menolak tawaran uang panas pengaturan skor.

(krs/nds)