Soal Pengakuan Taufik Hidayat, Ini Kata Asosiasi Bulutangkis Malaysia

Kris Fathoni W - Sport
Rabu, 25 Agu 2021 16:45 WIB
Jakarta -

Taufik Hidayat mengungkap sebuah kisah lama saat seorang ofisial Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) coba menyuap dirinya. BAM pun merespons.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengakuan itu dilontarkan Taufik baru-baru ini saat berkisah mengenai pengalamannya di dunia bulutangkis. Taufik mengenang, kejadian tak enak tersebut terjadi jelang semifinal Asian Games Doha 2006.

Pada saat itu, Taufik Hidayat akan tampil di babak semifinal nomor tunggal putra. Lawannya adalah Lee Chong Wei, pebulutangkis andal dari Malaysia yang bersama Taufik juga masuk jajaran pemain terbaik pada masanya. Kata Taufik, seorang ofisial dari Asosiasi Bulutangkis Malaysia ketika itu menawarkannya sejumlah uang agar mau mengalah dari Chong Wei.

Masih dari penuturan peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut, si ofisial ini bahkan siap memberi uang suap dengan nominal ganda dari jumlah bonus yang akan diraihnya dari Indonesia jika bisa pulang membawa emas Doha 2006.

Taufik Hidayat serta-merta berang dan menolak keras tawaran suap tersebut. Pada prosesnya, Taufik berhasil mengalahkan Lee Chong Wei di semifinal dan bahkan pulang dengan medali emas berkat keberhasilan menundukkan Lin Dan di final.

Penuturan Taufik Hidayat atas kejadian yang sudah berlalu 15 tahun itu tetap menjadi buah bibir. BAM pun akan menindaklanjuti pengakuan tersebut.

"Saya sudah bilang ke Datuk Kenny (Goh, sekjen BAM) untuk mengecek klaim Taufik. Kita perlu melakukan verifikasi untuk memastikan kebenaran hal tersebut," kata Presiden BAM Tan Sri Norza Zakaria, seperti dilansir media Malaysia The Star.

Penuturan Taufik sendiri langsung membuat Lee Chong Wei menghubunginya. Mengaku berkawan dekat, Chong Wei kaget dengan apa yang dialami Taufik saat akan berhadapan dengannya di Doha 2006.

Selain itu, Lee Chong Wei pun mengaku pernah punya pengalaman serupa dengan Taufik Hidayat dalam hal dapat tawaran match fixing. Seperti Taufik, Chong Wei pun menolak mentah-mentah.

Terkait hal itu, Presiden BAM Tan Sri Norza Zakaria pun menyebut Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) bisa ikut menindaklanjuti pernyataan kedua legenda badminton tersebut.

"Berdasarkan pernyataan Taufik dan Chong Wei, saya percaya BWF semestinya sudah memiliki dasar untuk melakukan penyelidikan. Kami akan membantu sebisa mungkin jika dibutuhkan," ucapnya.

(krs/yna)