Piala Uber 2020: Indonesia Turunkan Tim Inti Lawan Jerman

Mercy Raya - Sport
Jumat, 08 Okt 2021 19:50 WIB
GOLD COAST, AUSTRALIA - APRIL 05:  A detail view of a badminton raquet and shuttlecock during the Badminton Mixed Team Group Play Stage - Group A on day one of the Gold Coast 2018 Commonwealth Games at Carrara Sports and Leisure Centre on April 5, 2018 on the Gold Coast, Australia.  (Photo by Scott Barbour/Getty Images)
Piala Uber 2020: Indonesia Turunkan Tim Inti Lawan Jerman Foto: (Getty Images/Scott Barbour)
Jakarta -

Indonesia akan menurunkan tim inti saat laga pembuka babak penyisihan Grup A Piala Uber 2020. Greysia Polii dkk diminta tak lengah.

Piala Thomas dan Uber secara resmi akan dimulai Sabtu (9/10/2021). Tim putri RI akan bertemu Jerman pada Sabtu (9/10) mulai pukul 08.30. Sementara tim Piala Thomas akan menghadapi Aljazair pada Sabtu malam pukul 19.00.

Mempersiapkan laga itu, PBSI mengatakan akan menurunkan tim inti pada laga pembukanya. Hal itu penting dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Kita turunkan kekuatan terbaik saat lawan Jerman. Para pemain saya minta tampil lepas dan all out. Pertandingan ini sangat penting. Saya berharap Indonesia bisa mengalahkan Jerman. Semua sektor diharapkan bisa menang dan menyumbangkan angka," kata Kabid Binpres Rionny Mainaky dalam rilis PBSI.

Sebagai kesiapan akhir, para pemain pun menjalankan latihan terakhir sebagai adaptasi kondisi lapangan.

"Kesempatan latihan terakhir sebelum melawan Jerman ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemain tim Piala Uber Saya lihat kondisi pemain putri juga sehat dan tetap semangat," ujar Rionny.

Pemain ganda putri, Apriyani Rahayu, menyatakan kesiapannya jika diminta bertanding melawan Jerman. "Saya sendiri sih siap bila dipercaya turun bertanding. Saya ke sini tentu ingin main dan memberikan penampilan yang maksimal," kata Apriyani.

Di mata Apriyani, kekuatan putri Jerman juga tidak boleh diremehkan. Mereka memiliki pemain, baik di tunggal maupun ganda, yang bisa menyulitkan. Karenanya, tim Merah-Putih tidak boleh lengah dan harus selalu waspada. "Lengah sedikit itu sangat berbahaya. Kita tidak boleh lengah melawan Jerman," kata peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Sebagai modal menghadapi Jerman, Apriyani menyebut kebersamaan dan kekompakan tim Piala Uber Indonesia terus terjaga. Komunikasi antarsesama anggota tim juga terjalin baik.

"Kemarin kita bersama-sama sudah bertemu psikolog. Kami juga bisa ngobrol bareng, saling mendukung. Kami harus selalu respek dan siap mendukung satu sama lain," ucap Apriyani.

(mcy/aff)