Ambisi Fajar/Rian Jaga Momentum Juara Piala Thomas di Denmark Open

Mercy Raya - Sport
Jumat, 22 Okt 2021 15:35 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto taklukan wakil China He Ji Ting/Zhou Hao Dong di final Piala Thomas 2020. Hasil itu membawa Indonesia unggul 2-0 dari China.
Ambisi Fajar/Rian Jaga Momentum Juara Piala Thomas di Denmark Open (AP)
Jakarta -

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sejauh ini tampil impresif hingga perempatfinal Denmark Open 2021. Mereka ingin jaga momentum itu seperti saat menjuarai Piala Thomas.

Tampil di babak 16 besar Denmark Open 2021 di Odense Sports Park, Kamis (21/10/2021) malam WIB, Fajar/Rian memastikan tiket 8 besar usai menundukkan pasangan India, M. R. Arjun/Dhruv Kapila.

Ganda ranking 7 dunia itu menang dengan skor 21-15, 17-21, 21-12 atas Arjun/Kapila. Kemenangan mereka membuktikan Fajar/Rian dalam trek yang benar meskipun usai melakoni turnamen padat Piala Sudirman dan Piala Thomas 2020.

"Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan. Di sini sangat terasa perbedaan bolanya. Kalau di Sudirman dan Thomas Uber bolanya cenderung berat, di sini sangat cepat dan melintir. Jadi memang harus cepat menyesuaikannya," kata Fajar dalam pernyataannya melalui PBSI.

"Game pertama kami coba untuk main sabar, tidak buru-buru, kontrol. Di game kedua kami kalah start, jadi mereka bisa berkembang. Di game ketiga kami ambil lagi irama permainan untuk langsung menekan," imbuhnya.

Di perempatfinal, Fajar/Rian akan menghadapi ganda Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Jika menang, maka mereka memperbaiki hasil Denmark Open 2019. Pada Denmark Open 2020, PBSI memutuskan untuk tak mengirimkan wakilnya karena pandemi COVID-19.

Saat itu, keduanya terhenti di perempatfinal usai dikalahkan ganda Jepang Takeshi Komura/Keigo Sonoda 15-21, 19-21. Selain itu, bukan tak mungkin juga mereka bisa menjadi juara mengingat ganda terkuat saat ini Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, hingga peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Lee Yang/Wang Chi Lin gugur di babak-babak awal.

"Saya belum mau memikirkan peluang juara. Step by step saja. Kami harus pintar-pintar jaga pikiran, jaga fokus dan jaga kondisi badan," Fajar mengungkapkan.

Sementara itu, Rian mengaku dalam kondisi terbaik pasca meraih juara Piala Thomas 2020 bersama Fajar dan kawan-kawan. Ia berharap bisa mempertahankan tren positif ini di ajang BWF World Tour 1000 dan turnamen lainnya.

"Senang dan bangga jadi bagian tim Thomas Indonesia dan mencetak sejarah dengan meraih juara. Kami ingin mempertahankan momentum itu di ajang ini dan juga ke depanya," kata Rian.

(mcy/aff)