Petenis Veteran Ramaikan Kejurnas Baveti di Hari Pahlawan

Randy Prasatya - Sport
Rabu, 10 Nov 2021 21:19 WIB
raket tennis untuk haluskan kentang
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menyambut Hari Pahlawan pada 10 Oktober 2021, Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) II dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) VIII.

Munas II dan Kejurnas VIII BAVETI digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), pada 11-14 November 2021. Munas II PP BAVETI diselenggarakan pada 11 November 2021, pukul 10.00-17.00 WIB di Hotel Grasia Syariah, Semarang. Sementara, Kejurnas berlangsung di Lapangan UNNES pada 11-14 November 2021.

"Munas II dan Kejurnas VIII BAVETI ini bagian dari memperingati Hari Pahlawan 10 November 2021. Kami berharap kegiatan Munas II dan Kejurnas VIII BAVETI ini dapat menjalin dan meneruskan tali silaturahmi antar sesama penggiat olahraga, khususnya para penggemar dan atlet veteran tenis lapangan," kata Ketua Umum PP Baveti Theo L Sambuaga, Rabu (10/11/2021).

Theo menyampaikan terima kasih atas kesediaan Pak Menpora untuk membuka secara resmi Munas II dan Kejurnas BAVETI VIII pada tanggal 11 November 2021. Menpora berbicara melalui video dari Papua, karena tidak bisa meninggalkan PERPANAS Papua/Tahun 2021 yang masih berlangsung. Perhatian dan dukungan Menpora terhadap aktivitas olahraga tenis lapangan khususnya para petenis veteran, sangat dihargai.

Ketua Panpel Munas II BAVETI, Mayjen TNI Mar (Purn) Rusdi mengatakan Munas II BAVETI mengangkat tema "Tingkatkan Konsolidasi Organisasi dan Semangat Masyarakat untuk Menggelorakan Tenis". Peserta Munas II, yakni seluruh jajaran PP BAVETI, termasuk Dewan Pembina dan Dewan Penasehat, dan dua orang dari pengurus provinsi yang mendapat mandat dari pengurus provinsi.

"Munas ini diharapkan dapat memajukan organisasi, makin banyak cabang-cabang BAVETI yang hadir di provinsi, kabupaten, dan kota. BAVETI tidak lupa memotivasi petenis-petenis muda," kata Rusdi.

Ketua Panpel Kejurnas VIII BAVETI, Taniya Nanette Rudianto menuturkan terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yakni perorangan ganda putra usia 45+, 50+, 55+, 60+, 65+, 70+, perorangan ganda putri usia 45+, 55+, 65+, dan beregu (jumlah umur: 95 thn, 115 thn, 130 thn). Jumlah peserta hingga 9 November 2021, mencapai 180 pasang ganda putra, 46 pasang ganda putri, dan 8 regu.

"Kejurnas BAVETI ke VIII tahun 2021, selain memperebutkan Piala Menpora juga menyediakan hadiah Rp 110 juta. Kejuaraan ini menerapkan protokol kesehatan ketat," kata Nanette.

Nanette mengatakan semua pemain dan official harus memiliki hasil pemeriksaan negatif PCR, SWAB Antigen atau Genose dan mematuhi/menerapkan protokol kesehatan Covid-19 (3M) yang ditetapkan oleh Panitia Pelaksana selama kegiatan berlangsung.

"Setiap pemain wajib memiliki kondisi kesehatan yang baik dengan dibuktikan Surat Keterangan Sehat dari Dokter dan menanggung segala risiko terhadap gangguan kesehatan yang dialami pada saat mengikuti Kejuaraan ini (Mengisi formulir pernyataan yang disediakan Panitia)," kata Nanette.

Ketua Pengprov BAVETI Jateng Sigit Widyonindito berharap Munas II dan Kejurnas VIII dapat memberi semangat, terutama kepada yang muda. "Harapannya dua kegiatan ini dapat menimbulkan multiplier effect, terlebih di Jawa Tengah. Kami berterima kasih telah dipercaya menjadi tuan rumah. Walau tidak muda lagi, kita semua masih produktif dan semangat. Saling tukar pikiran berkaitan pembangunan masyarakt olahraga," kata Sigit.

Kejurnas VIII BAVETI digelar berkat kerja sama PP BAVETI dan Pengprov Jateng. Peserta yang sudah resmi mendaftar ada yang dari Jakarta, Bali, Makassar, Magelang, bahkan dari Papua dan beberapa kota lainnya. "Jawa Tengah merasa terhormat dan berharap Kejurnas VIII berjalan sukses dan lancar," ucap Sigit.



Simak Video "Konvoi Mobil Zaman Perjuangan Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/ran)