ADVERTISEMENT

Satu PR Hafiz/Gloria untuk Kompetitif di Level Top

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Sabtu, 27 Nov 2021 11:35 WIB
XD Players name : 
Hafiz FAIZAL (INA) [6] / Gloria Emanuelle WIDJAJA (INA)

Credit Photo : HUMAS PP PBSI

Location:
Hotel Westin Resort Nusa Dua Bali, Indonesia.

Order of Play Wednesday, 24 November 2021
Result :
https://www.tournamentsoftware.com
or
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com
Satu PR Hafiz/Gloria untuk Kompetitif di Level Top (Foto: Dok. Humas PP PBSI)
Nusa Dua -

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dinilai sudah tampil maksimal di 3 turnamen terakhir. Mereka masih punya pekerjaan rumah jika ingin lebih kompetitif.

Hafiz/Gloria mentok di perempatfinal dalam tiga kejuaraan terakhir, yakni di German Open, Indonesia Masters, dan Indonesia Open 2021. Mereka juga sampai di delapan besar pada Toyota Thailand Open di awal tahun, sementara kandas di babak pertama pada Yonex Thailand Open, Swiss Open, dan Denmark Open.

Menilik perjalanan sepanjang tahun, Hafiz/Gloria dinilai sudah menunjukkan progres cukup oke. Meski demikian, mereka masih belum mencapai target yang diminta tim pelatih yakni mencapai semifinal.

Pelatih ganda campuran PBSI Nova Widianto melihat Hafiz/Gloria sudah mulai kembali ke permainan terbaiknya. Hanya saja mereka masih perlu memperbaiki daya tahan khususnya di poin-poin kritis gim terakhir.

"Sebenarnya secara penampilan, mereka sudah maksimal ya. Dari Jerman, Indonesia Masters, sama yang ini (Indonesia Open), tapi yang beberapa kali saya bilang, harus ada hasilnya. Jadi mereka minimal harus tembus semifinal," kata Nova Widianto di Bali International Convention Center, Jumat (26/11/2021) sore.

"Walaupun secara permainan, sudah mulai kelihatan stabil ya. Tapi masih kalah tahan dibandingkan pemain-pemain top ya. Di poin-poin set ketiga, mereka agak kurang tahan dikit," imbuhnya.

Hafiz/Gloria dinilai sudah mendapatkan kembali kepercayaan diri yang sempat memudar. Hal itu jadi poin krusial untuk perkembangan ke depannya.

"Saya sebenarnya melihat mereka bisa kembali ke permainan semula, yang dulu. Sebelum-sebelum ini mereka seakan-akan terbebani, karena mereka tidak masuk Olympic dan tim Sudirman, seakan-akan main agak ragu-ragu. Tapi tiga turnamen terakhir ini sudah kembali ke performa mereka," imbuh Nova.

"Cuma masalahnya di daya tahan aja. Kurang tahan aja di poin-poin kritis. Pedenya sudah mulai naik lagi, permainannya udah balik. Tiga turnamen ini saya lihat sudah mulai kembali, tapi hasilnya belum maksimal aja," tandasnya.

(raw/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT