Gagal Juara, Greysia/Apriyani Tetap Puas Bisa Beri Perlawanan Terbaik

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Minggu, 28 Nov 2021 16:05 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Greysia Polii/Apriyani Rahayu jadi runner-up Indonesia Open 2021 (Foto: detikSport/Rifqi Ardita Widianto)
Nusa Dua -

Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal merebut gelar juara Indonesia Open 2021 setelah kalah dari ganda Jepang. Detail kecil menjadi pembeda di final ini.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas jadi runner-up Indonesia Open 2021, usai takluk dari Nami Matsuyama/Chiharu Shida dalam final, Minggu (28/11/2021). Pertandingan di Bali International Convention Center itu selesai 19-21 dan 19-21 dalam 65 menit.

Skor itu mencerminkan bagaimana alotnya pertandingan tadi. Meski gagal membawa pulang gelar juara ganda putri Indonesia Open, yang terakhir kali diraih 2008, Greysia/Apriyani tak kecewa karena sudah menunjukkan perlawanan terbaik.

"Kami berterima kasih sama Tuhan karena telah melewati minggu ini dengan hal-hal yg baik, sampai di final juga. Kami dijauhkan dari cedera itu udah bagus dan bisa memberikan yang terbaik di lapangan, memberikan pertarungan yang bagus," kata Greysia kepada para wartawan usai pertandingan.

"Di pertandingan selalu ada yang menang dan kalah. Kami pernah merasakan menang dan sekarang merasakan kalahnya. Kami tidak kecewa dan tidak merasa sedih. Kami hanya ingin terus berjuang dengan maksimal di kemudian hari."

"Mereka tadi memang mainnya safe banget ya dan jarang melakukan kesalahan. Jarang banget mati sendiri, memang kita mengakui sih," sambung Apri.

Greysia/Apriyani mengakui Matsuyama/Shida bermain sangat bersih dan ulet. Ketelatenan menjadi pembeda tipis di pertandingan tadi.

"Jepang ini memang lawan yang ulet, bukan cuma kuat tenaga dan mental. Secara fisik harus benar-benar dalam keadaan yang fit. Kami tahu sebenarnya keadaan mereka secara performa di lapangan bisa bagus, lalu turun, lalu bagus. Enggak selalu on terus. Nah itu, yang bikin mereka sulit, pantang menyerahnya," sambung Greysia.

"Kami harus terus recovery pukulan, pikiran, apalagi ini ganda putri ya, mau smes berapa kali juga enggak mati-mati. Dia smes enggak mati, kita smes enggak mati. Tinggal gimana caranya sampai ada kesempatan ambil ambil poin, itu yang diambil. Nah kadang-kadang di situ keberuntungan berpihak ke mereka."

"Sama Jepang itu lawannya hal-hal kecil seperti itu yang enggak kelihatan. Bukan hanya tenaga, tapi bener-bener pikiran, bener-bener satu-satu rebut poin. Uletnya, ketelatenannya. Kalau mau dibilang, kita kalah telaten ya tadi dalam hal reli," ungkapnya.

BNI mengajak masyarakat Indonesia untuk terlibat memberikan semangat bagi para atlet agar bisa menjuarai Indonesia Open 2021. Menangkan hadiah senilai jutaan rupiah dengan ikutan kuisnya di sini.

(raw/nds)