ADVERTISEMENT

Soal Kans Minions dan Pram/Yere di BWF World Tour Finals 2021

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Selasa, 30 Nov 2021 22:25 WIB
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan.
Foto: Rifqi Ardita Widianto/detikcom
Bali -

Indonesia punya dua wakil di ganda putra BWF World Tour Finals 2021, masing-masing pasangan senior dan junior. Bagaimana kans mereka untuk lolos dari fase grup atau bahkan jadi juara?

Indonesia, seperti diketahui, punya total empat wakil di BWF World Tour Finals 2021 yang berlangsung 1-5 Desember mendatang. Dua di antaranya di nomor ganda putra, sementara sisanya di ganda putri dan ganda campuran.

Dua wakil ganda putra itu adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Keduanya secara level pengalaman jelas berbeda, tapi punya kekuatan masing-masing.

Minions, lewat rekam jejaknya sejauh ini, praktis sudah teruji kekuatannya. Terbukti dengan terus berada di peringkat satu dunia sejak September 2017. Sedang Pram/Yere tengah menanjak, dengan tahun ini memenangi Belgian International dan Spain Masters, juga tembus semifinal German Open dan perempatfinal Indonesia Masters.

Nah, kebetulan hasil drawing BWF World Tour Finals 2021 tampak menguntungkan buat Indonesia. Kevin/Marcus dan Pram/Yere seperti diketahui berada di grup berbeda.

Kevin/Marcus berada di Grup A yang di atas kertas lebih berat. Mereka bersama Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, Lee Yang/Wang Chi-lin, dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Sedang Pram/Yere berada di Grup B bersama unggulan kedua Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, lalu Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dam Christo Popov/Toma Junior Popov. Kecuali Hoki/Kobayashi, dua ganda lainnya punya peringkat yang lebih rendah dibandingkan pasangan-pasangan di Grup A.

"Satu sisi sih drawing pool-nya Yere sama Pram cukup baik ya, cukup bagus. Tapi di pool Minions-nya yang menurut saya cukup berat. Tapi memang final superseries ini kan pilihan pemain-pemain terbaik ya, dari keseluruhan kan cuma ada delapan pasang," ungkap pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi, Selasa (30/11/2021) sore.

"Sebenarnya sih di mana pun, pool A atau B, berat apa enggak berat, namanya final superseries menurut saya dari babak pertama sudah harus fokus dan konsentrasi. Karena semua pemain terbaik yang bisa main di final superseries," imbuhnya.

Dengan hasil undian itu, bagaimana peluang kedua ganda putra Indonesia lolos ke semifinal BWF World Tour Finals 2021? Herry IP tak mau berandai-andai kelewat jauh. Khusus Pram/Yere, ia bahkan tak menargetkan apapun kecuali untuk mendapatkan pengalaman.

"Kalau peluang ke semifinal khususnya buat Kevin/Gideon terbuka lebar. Tetapi tidak bisa kita lihat terlalu jauh. Kalau saya maunya step by step ya setiap babak. Karena kondisi mereka kan boleh dibilang tidak prima 100%, walaupun lawannya juga. Akan tetapi kemungkinan lawannya lebih banyak istirahat ya daripada mereka," sambungnya.

"Kalau Pram/Yere ini, buat saya, mereka bisa masuk di WTF ini suprise karena ini pemain pelapis. Ini ujian buat mereka, ke depannya seperti apa sih, bisa bersaing enggak sama pemain-pemain top dunia. Jadi ini buat tantangan mereka juga untuk mengukur kemampuan mereka. Kalau target sih, enggak ada lah buat mereka," imbuh pelatih yang dijuluki Naga Api itu.

Simak juga Video: Ganda Putri Indonesia Mundur Dari Orleans Masters 2021

[Gambas:Video 20detik]




(raw/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT