ADVERTISEMENT

Cerita Ganda Putra India Batal Pulang Usai Indonesia Open

Mercy Raya - Sport
Rabu, 01 Des 2021 14:15 WIB
Indonesias Marcus Gideon and Kevin Sanjaya Sukamuljo celebrate a point against Indias Satwiksairaj Rankireddy and Chirag Shetty during their mens doubles group play stage badminton match at the 2020 Summer Olympics, Monday, July 26, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Markus Schreiber)
Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Olimpiade Tokyo. Foto: AP/Markus Schreiber
Jakarta -

Usai dikandaskan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di Indonesia Open 2021, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty sudah bersiap pulang ke India. Tapi tiket pesawat dibatalkan karena mereka lolos BWF World Tour Finals 2021.

Ganda putra India itu sejatinya sudah akan pulang setelah menjalani turnamen Indonesia Open yang berakhir pekan lalu Saat itu mereka disingkirkan wakil tuan rumah, Kevin/Marcus, dalam partai semifinal. Rankireddy/Shetty menyerah dari Minions usai bertanding dua gim 16-21, 18-21 dalam waktu 44 menit.

Saat itu mereka merasa tak lagi berpeluang lanjut ke BWF World Tour Finals 2021. Maka Rankireddy/Shetty pun sudah menyiapkan diri dengan memesan tiket pulang kembali ke negaranya.

Namun, ganda ranking 9 dunia ini pada prosesnya berhasil menempati peringkat tujuh klasemen dengan total 31.610 poin. Diketahui, untuk tampil di turnamen penutup tahun ini haruslah atlet top 8 di papan ranking klasemen.

"Saya harus menelepon maskapai untuk mengubah penerbangan saya," ucap Rankireddy dalam laman BWF.

"Luar biasa bisa lolos dalam turnamen ini. Kami menantikannya," imbuhnya.

Menukil hasil undian, Rankireddy/Shetty tergabung dalam Grup A bersama ganda nomor satu dunia Kevin/Marcus, juara Olimpiade Lee Yang/Wang Chi-lin, dan Danes Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Kendati tergabung dalam grup berat, Rankireddy/Shetty tak gentar. Mereka bahkan menargetkan lolos grup. Rankireddy/Shetty dijadwalkan mulai bertanding pada Rabu (1/12/2021), sesi kedua sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka akan menghadapi Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

"Undiannya sangat mirip dengan Olimpiade Tokyo. Kami tentu merasa baik-baik saja, kami telah bermain di aula yang sama selama dua minggu terakhir sehingga kami tahu kondisinya. Kami siap melakukan yang terbaik dan targetnya adalah lolos dari grup," kata Rankireddy.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT